RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Penganiyaan yang dilakukan oleh HR (28) oknun Sekertaris Lurah (Seklur) di kecamatan Ujung Bulu warga Kompleks BTN Lamaloang Linkungan Kasuara kelurahan Tanah Kongkong terhadap istrinya sendiri AT (24) yang merupakan anggota Polisi Wanita (Polwan) yang bertugas di mapolres Bulukumba berawal dari cekcok mulut.
Kasat Reskrim Polres Bulukumba AKP Berry Juana Putra melalui Kepala Uni (Kanit) Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bulukumba Bripka Ajis Safri Selasa malam 16 Juni mengatakan mengatakan kronologis kejadian penganiyaan tersebut.
Ajis Safri mengatakan awal mula kejadian saat korban AT pulang dari serah terimah kapolsek yang digelar dimapolres untuk mengambil anaknya yang masih balita, namun saat sampai dirumahnya korban dan pelaku bertengkar mulut, dan pelaku emosi dan melempar korban menggunakan toples sebanyak satu kali dan mengenai paha korban. Tidak terimah dilempar korban kembali melempar balik pelaku dengan menggunakan toples yang sama dan mengenai dada pelaku.
Ajis Safri nenambahkan tidak sampai disitu pertengkaran mulut kembali berlanjut namun kali ini pelaku menampar korban yang menyebabkan bibir korban pecah dan pendarahan.
” Pelaku menampar korban saat pertengkaran mulut kedua terjadi,” Kata Ajis Safri .
Tidak lama kemudian korban masuk kekamarnya dan diikuti oleh plaku dan saat itu pelaku memeluk korban dari belakang sambil membujuk korban, namun korban masih meronta-ronta sambil menangis, sehingga pelaku mencoba membujuk korban dengan cara memeluk korban dari arah belakang namun korban mencoba melepas diri dan akhirnya berhasil.
” Bahkan saat itu korban sempat menelpon ibunya untuk datang kerumahnya, namun saat itu ibu korban tidak memiliki kendaraan untuk datang ke rumah korba.
Setelah sempat tertahan dalam rumah pelaku akhirnya bisa melepaskan diri dan kemudian mengendarai mobil miliknya untuk keluar dari rumahnya.
Dalam pemeriksaan korban mengaku bukan kali ini saja pelaku menganiyaa dirinya namun sudah sering kali dilakukan, namun kejadian tersebut baru kali ini dilaporkan. (**)






