Disinyalir ada Mafia Pupuk di Bulukumba

Rubrik Redaksi

RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Langkahnya pupuk bersubsidi di Bulukumba sampai hari ini masih menjadi permasalah dikalangan petani.Hal inu mengundang reaksi dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bulukumba yang mendesak Pemerintah Kabupaten untuk segera menambah kuota pupuk.

Hal ini diungkapkan Ketua Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Bulukumba, Andi Chaidir Alif Senin malam 5 Juli 2020.

Menurut Andi Chaidir pemerintah daerah dalam hal ini Bupati Bulukumba sebagai eksekutif dan Dewan Perwakian Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba untuk mencari solusi agar dapat menambah kuota pupuk subsidi di Bulukumba.

“Kami juga meminta Komisi B DPRD melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Pertanian sebagai pemerintah daerah dan distributor serta menghadirkan perwakilan petani dari sepuluh kecematan yang ada di Kabupaten Bulukumba” Ungkapnya.

Bahkan Andi Chaidir menduga bahwa kelangkaan kuota pupuk di Bulukumba diakibatkan adanya mafia yang bermain dan hal ini sangat tidak dibenarkan.

“Karena kami menilai kelangkaan pupuk yang terjadi saat ini, terindikasi ada mafia yang bermain,  kalau dugaan kami benar maka tindakan tersebut sangatlah biadab dan tidak berprikemanusian, apalagi di tengah pandemik COVID-19 yang semakin mencekik masayarakat luas khususnya di Kabupaten Bulukumba” Tutupnya.

Sementara itu Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali telah meminta dinas terkait untuk segera mencarikan solusi terkait kelangkaan pupuk dan berkurangnya kuota pupuk bersubsidi .

” Saya telah meminta dinas terkait untuk segera turun tangan dan mencarikan solusi terkait keresahan petani di Bulukumba,” Ujar Bupati.

Kapolres Bulukumba AKBP Gany Alamsyah Hatta melalui kasat Reskrim AKP Berry Juana Putra mengatakan kalau kepolisian terus melakukan nonitoring dan pengawasan terhadap pendistribusian pupuk di Bulukumba.

Terkait adanya kelangkaan pupuk beberapa pekan terahir dikalangan petani polisi telah memeriksa sekitar 12 pengecer pupuk di Bulukumba.

” Dari hasil pemeriksaan sementara memang ada pengurangan kuota pupuk bersubsidi di Bulukumba tahun ini,” Kata Berry

Mantan kasat Narkoba polres Pinrang ini menambahkan kalau nantinya ditemukan ada oknum yang melakukan penimbunan pupuk maka pihaknya akan memastikan proses hukum kepada yang bersangkutan.

” Silahkan laporkan kepada polisi kalau memang mencurugai ada penimbunan pupuk kami pastikan akan menindak tegas,” Tutup Berry. (**)