RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Banyaknya aksi penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam malam hari di kota kabupaten Bulukumba membuat masyarakat mulai resah saat berada dijalan raya.
Hal ini diungkapkan Iskandar (37) warga kecamatan Gantarang, kabupaten Bulukumba ini mengatakan kalau kasus penganiyaan dengan senjata tajam yang digunakan para pelaku saat ini sangat banyak terjadi di kota Bulukumba, salah satunya adalah kasus pengeroyokan anggota TNI dari Kodim yang dikeroyok dengan senjata tajam jenis parang dan anak panah oleh sejumlah pelaku.
“Saya selaku warga dan pengendara yang kerap melintas disejumlah jalan di dalam kota Bulukumba saat malam hari mulai sangat resah saat jalan malam, perlu ada tindakan antisipasi dari pihak kepolisian,” kata Iskandar.
Suardi (43) warga lainya mengatakan kalau kepolisian harus menggelar razia senjata tajam saat malam hari khususnya pada malam Minggu yang kerap banyak pengendara yang lalulang dalam kota Bulukumba.
“Kalau bisa pak polisi terus lakukan operasi atau razia senjata tajam khusunya malam hari di kota Bulukumba,” harap Suardi.
Bukan hanya anggota TNI saja yang baru-baru menjadi korban pengeroyokan sejumlah Orang Tak Dikenal (OTK), namun sebelumnya sudah banyak kejadian penganiyaan dengan senjata tajam seperti panah (busur) dan bahkan ada pelaku yang melakukan penganiyaan dengan menggunaka senjata tajam jenis badik.
” Saya menyakini polisi mampu untuk mengantusipasi dan mencegah agar tidak ada lagi kasus serupa yang terjadi yang menimpa anggota tentara di Bulukumba,” tutup Suardi. (**)






