Oknum Polisi Diduga Tilep Uang Pembayaran Material Proyek Satap Bulukumba

91Ilustrasi uang
Ilustrasi uang

RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Lagi, Seorang Oknum anggota polres Bulukumba diduga Tilep Uang material bangunan proyek gedung Satu Atap (Satap)

Kepada wartawan pemilik material Cipping, Sodong kepada Rabu, 19 April 2023 mengeluhkan hal tersebut.

Sodong mengatakan beberapa waktu lalu sudah menghadap langsung ke Kapolres Bulukumba, AKBP Ardiansyah, namun tidak ada jalan keluar.

Sidong mengaku bahwa dialah yang menyuplai material untuk bangunan Satap. Itu lewat komunikasi UD  oknum anggota Polsek.

“Pak Udin orang suruhannya Pak DE yang juga  oknum anggota Polsek di Bulukumba  yang memiliki hubungan baik dengan kontraktor pembangunan,” kata Sidong.

Untuk berdiri kokoh hingga 4 lantai, Sidong menyuplai 130 truk cipping dengan harga per truknya Rp930 ribu. Dengan total Rp120.900.000.

Sejak awal Januari, Sidong mengaku sudah dijanji oleh Dedi untuk dibayar, namun hingga saat ini belum juga terealisasi.

“Terakhir saya dijanji tanggal 7 April 2023, waktu menghadap ke Kapolres, tapi sampai sekarang tidak ada,” katanya.

Kontraktor Pembangunan melalui Humasnya, Antonk, mengaku pihaknya sudah membayarkan lunas seluruh biaya material. Itu ditandai dengan sejumlah bukti transfer kepada DE

“Kalau bosku sudah bayar, lewat tabugannya Pak Dedi, selama ini memang Pak DE yang kami tahu,” kata Anthonk.

DE yang berusaha dikonfirmasi melalui telepon genggamnya belum dapat dihubungi.

Kapolres Bulukumba, AKBP Ardiansyah yang dikomfirmasi enggan berkomentar banyak. Karena menurutnya ini tidak ada kaitanya dengan institusi Polri.

“Kemarin saya sudah arahkan untuk buat laporan, ini tidak ada kaitannya dengan kami, kalau yang bersangkutan (DE) bersalah pasti kami proses,” katanya.

Sekadar diketahui, Gedung Satal berlantai 4 telah selesai ditahap awal pada 2021 lalu rencanaya akan menampung beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam meningkatkan pelayanan ke masyarakat.

Di 2023 ini, Pemkab Bulukumba berencana akan melanjutkan pembangunan di tahap ke 2. Dengan mengelontorkan anggaran Rp31 miliar, setelah tahap awal Satap menghabiskan anggaran sebesar Rp24 miliar.(**)