Sinyal Tegas Trump, Kapal Induk Kedua AS Siap Dikerahkan

Azka Fachri
Presiden Iran dan Amerika Serikat
Presiden Iran dan Amerika Serikat

Rubrik.co.id – Amerika Serikat disebut tengah mematangkan rencana pengerahan kelompok tempur kapal induk tambahan ke kawasan Timur Tengah.

Langkah tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan diplomatik Amerika Serikat dengan Iran.

Sejumlah pejabat AS mengungkapkan persiapan dilakukan meski perintah resmi dari Presiden Donald Trump belum dikeluarkan.

Presiden AS sebelumnya menyampaikan sedang mempertimbangkan opsi pengiriman kapal induk kedua sebagai bagian dari tekanan strategis.

Seorang pejabat yang mengetahui pembahasan internal menyebutkan perintah pengerahan dapat diberikan dalam waktu singkat.

Kelompok tempur kapal induk tersebut diperkirakan akan diberangkatkan dari Pantai Timur Amerika Serikat.

Kesiapan Armada Militer AS

Salah satu kapal induk yang disiapkan adalah USS George H.W. Bush yang saat ini menjalani latihan di perairan Virginia.

Latihan tersebut dilaporkan dapat dipercepat apabila keputusan politik telah ditetapkan.

Pentagon menolak memberikan pernyataan resmi terkait rencana pengerahan tersebut.

Dalam beberapa pekan terakhir, Amerika Serikat telah meningkatkan kehadiran militernya di Timur Tengah.

Sebelumnya, kapal induk USS Abraham Lincoln telah digeser dari kawasan Laut China Selatan ke wilayah tersebut.

Peningkatan kekuatan militer ini berjalan seiring peringatan keras Presiden Trump kepada Iran terkait negosiasi nuklir.

Trump juga menggelar pertemuan tertutup dengan kepala otoritas Israel Benjamin Netanyahu.

Usai pertemuan itu, Trump menegaskan preferensinya tetap pada jalur diplomasi.

“Tidak ada kesimpulan pasti yang dicapai selain saya bersikeras agar negosiasi dengan Iran dilanjutkan untuk melihat apakah kesepakatan dapat dicapai,” kata Trump.

Trump kemudian mengingatkan konsekuensi serius apabila Iran kembali menolak kesepakatan.