Daerah  

Bantuan Beras Juli-September Disalurkan di Bulukumba

Redaksi Rubrik
Kantor Perum Bulog Sub Divisi Regional Banyumas bercat abu-abu dan oranye dengan logo Bulog, tiang bendera Merah Putih, dan papan nama di depan pagar
Kantor Bulog Banyumas, Jawa Tengah (ilustrasi, bukan di Bulukumba). Foto: Tyo Satriany / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

Rubrik.co.id – Bantuan pangan beras alokasi Juli, Agustus, dan September 2026 disalurkan kepada warga penerima di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, pada pertengahan September 2026. Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Nurdin Halid memimpin langsung penyaluran pada Jumat, 18 September 2026, sementara di Desa Manyampa, Kecamatan Ujung Loe, pembagian untuk penerima pengganti menuai pertanyaan warga.

Kehadiran Nurdin Halid dilaporkan Fajar, sedangkan penyaluran di Manyampa dilaporkan SINDOmakassar. Menurut SINDOmakassar, program ini bersumber dari Cadangan Pangan Pemerintah atas instruksi Badan Pangan Nasional, dengan Perum Bulog sebagai penyedia sekaligus penyalur.

Kepada Fajar, Nurdin menegaskan Bulog tidak menentukan siapa yang berhak menerima. “Yang menentukan penerima bukan Bulog, tapi Kadis Sosial,” katanya. Ia juga menyebut stok beras yang dikelola Bulog berada di kisaran 4,7 juta ton.

Papan nama Komplek Pergudangan Curah Petung milik Perum Bulog di depan bangunan gudang beratap merah, dibatasi pagar besi
Ilustrasi kompleks gudang beras Perum Bulog di Curah Petung, Lumajang, Jawa Timur, bukan gudang penyalur bantuan di Bulukumba. Foto: sugeng widodo / Wikimedia Commons, CC BY-SA 3.0

Penerima Pengganti di Manyampa

Di Manyampa, SINDOmakassar menemui seorang warga berstatus penerima pengganti yang mengaku hanya menerima dua karung beras secara bertahap, satu di antaranya pada Rabu, 16 September 2026. Dalam foto dokumentasi penyaluran, warga itu terlihat berdiri di belakang tiga karung. Penyaluran juga disebut berlangsung di rumah koordinator desa, bukan di kantor desa.

Warga lain mengatakan kakaknya menerima jumlah berbeda dari penerima lain pada Juni 2026 dan kini tidak lagi terdaftar sebagai penerima maupun pengganti.

Koordinator desa yang menyalurkan bantuan membenarkan warga tersebut adalah penerima pengganti. Menurutnya, jumlah bantuan untuk pengganti disesuaikan dengan hasil musyawarah desa, dan pengganti ditetapkan kepala desa bila penerima sebelumnya meninggal dunia atau pindah domisili.

Satu Karung per Bulan untuk Penerima Reguler

Koordinator Kecamatan Ujung Loe menjelaskan bahwa penerima reguler mendapat jatah untuk tiga bulan sekaligus. “Nah terkait besaran penyaluran itu, ini kan periode tiga bulan pak, Juli, Agustus, September, satu karung satu bulan (total tiga karung),” ujarnya kepada SINDOmakassar.

Ia menyebut data penerima berasal dari Bapanas berupa undangan berkode batang yang diserahkan ke pemerintah desa. Pembagian untuk penerima pengganti, katanya, merupakan kebijakan internal desa. Laporan itu tidak memuat tanggapan Kepala Desa Manyampa.

Manyampa sebelumnya juga menjadi sorotan karena kemarau. Rubrik.co.id memberitakan krisis air bersih yang dialami 70 kepala keluarga di Dusun Luppung, Desa Manyampa, yang ditangani Polres dan Damkar Bulukumba pada Selasa, 15 September 2026.

Ketepatan data penerima bantuan pemerintah juga menjadi sorotan di Sulsel pekan ini, setelah Kementerian Sosial mengungkap 25.214 keluarga penerima bansos di Sulsel yang terindikasi bertransaksi judi online.

Belum ada keterangan resmi dari Dinas Sosial Bulukumba maupun Bulog setempat mengenai jumlah penerima bantuan pangan beras di Bulukumba untuk periode ini.