Rubrik.co.id – Harga bahan bakar minyak atau BBM di berbagai stasiun pengisian umum (SPBU) menunjukkan penurunan serentak pada Februari 2026 dibandingkan bulan sebelumnya.
Penyesuaian harga terjadi di SPBU Pertamina, Shell, bp, dan Vivo yang sama-sama menurunkan banderol sejumlah produk BBM non-subsidi.
Berdasarkan data dari laman resmi Pertamina, harga BBM jenis Pertamax Series dan Pertamina Dex Series mengalami koreksi cukup signifikan.
Di Jakarta, Pertamax kini dijual Rp11.800 per liter dari sebelumnya Rp12.350 per liter, sementara Pertamax Turbo turun menjadi Rp12.700 per liter.
Pertamax Green juga mengalami penurunan harga menjadi Rp12.450 per liter, sedangkan Dexlite dan Pertamina Dex masing-masing dibanderol Rp13.250 dan Rp13.500 per liter.
Harga BBM bersubsidi tidak mengalami perubahan, dengan Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan solar subsidi Rp6.800 per liter.
Penyesuaian Harga SPBU Swasta
SPBU Shell turut melakukan penurunan harga BBM meski ketersediaan stok di beberapa lokasi masih terbatas.
Shell Super kini dipasarkan Rp12.050 per liter, sedangkan V-Power turun menjadi Rp12.500 per liter.
Produk diesel Shell juga terkoreksi dengan V-Power Diesel dijual Rp13.600 per liter dan V-Power Nitro+ Rp12.720 per liter.
Kondisi serupa terjadi di SPBU bp yang menurunkan harga BP Ultimate menjadi Rp12.500 per liter dan BP 92 menjadi Rp12.050 per liter.
BP Ultimate Diesel juga ikut turun dan kini dibanderol Rp13.600 per liter.
Sementara itu, SPBU Vivo mengumumkan penyesuaian harga sekaligus memastikan ketersediaan kembali BBM Revvo 95 setelah memperoleh izin impor dari Kementerian ESDM.
Revvo 92 dijual Rp12.050 per liter, Revvo 95 ditetapkan Rp12.500 per liter, dan Diesel Primus Plus turun tipis menjadi Rp13.600 per liter.






