Arema Rekrut Otusanya, Suporter Persik Diimbau Tak ke Kanjuruhan

Redaksi Rubrik
Stadion Gajayana Kota Malang dengan tugu patung di bundaran dan pengendara sepeda motor melintas
Stadion Gajayana, Kota Malang (foto ilustrasi, bukan lokasi laga). Foto: Christophe95 / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

Rubrik.co.id – Arema FC merekrut penyerang asal Nigeria Samuel Otusanya untuk melengkapi kuota 11 pemain asing, sementara panitia pelaksana mengimbau suporter Persik Kediri tidak datang ke Stadion Kanjuruhan menjelang derbi Jawa Timur pekan ke-3 BRI Super League 2026/27, Jumat, 18 September 2026, pukul 15.30 WIB.

General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi menyebut perekrutan Otusanya disesuaikan dengan kebutuhan taktik pelatih Marcos Santos. “Kami melihat dia memiliki karakter penyerang yang sesuai dengan kebutuhan tim untuk musim ini,” kata Yusrinal, seperti dimuat ANTARA dan Bola.net.

Otusanya berusia 22 tahun dan bertinggi badan 186 sentimeter. Sebelum ke Malang, ia bermain di Norwegia bersama FK Haugesund dan di Brasil bersama Criciuma, Nautico, serta Athletic Club. Ia mengisi slot yang kosong sejak Arema melepas penyerang asal Brasil Joel Vinicius pada awal musim.

Samuel Otusanya berseragam garis merah putih Nautico merentangkan kedua tangan di lapangan
Samuel Otusanya saat membela Nautico di Brasil, 2025, sebelum bergabung dengan Arema FC. Foto: JHTimbu / Wikimedia Commons, CC0

“Kami mencari pemain yang bisa memberikan dampak bagi permainan tim, memiliki kualitas, mental bertanding, dan masih punya ruang untuk berkembang bersama Arema FC,” ujar Yusrinal.

Suporter Persik Diminta Menahan Diri

Di luar lapangan, Ketua Panpel Arema FC Bram Hady Sulton meminta suporter Persik tidak melawat ke Kanjuruhan. Ia menyambut baik kebijakan operator liga yang mulai membuka ruang bagi suporter tamu, tetapi menilai penerapannya butuh waktu.

“Langkah ini kami ambil bersama demi kebaikan yang lebih besar, sembari kita mematangkan mekanisme penyambutan suporter tamu di masa depan,” kata Bram, dikutip ANTARA. Bola.net memuat pernyataan serupa dengan redaksi yang sedikit berbeda.

Menurut Bola.net dan ANTARA, panpel berkoordinasi dengan Presidium Aremania Utas yang membidangi hubungan antarsuporter serta dengan kepolisian untuk pengamanan laga.

Reina Baca Perubahan Gaya Arema

Dari kubu tamu, pelatih Persik Marcos Reina mulai memetakan kekuatan Singo Edan. Menurut dia, Arema kini tidak lagi bertumpu pada penyerang tengah murni seperti musim lalu.

“Saat ini mereka tidak bermain memakai striker murni nomor sembilan. Ini berbeda dari musim lalu waktu masih ada Dalberto atau Joel Vinicius,” kata Reina kepada laman resmi I.League. Ia menyebut Jhon Alfaridzi, Careca, Gustavo Franca, dan Marcos Vinicius sebagai pemain Arema yang dinamis dalam menyerang.

Kehadiran Otusanya berpotensi mengubah peta itu. Arema sejauh ini tidak kekurangan gol: Singo Edan menang 4-0 atas Isenmulang Kalteng FC dan bermain imbang 3-3 dengan PSM Makassar. Persik datang dengan tiga poin setelah kalah dari Dewa United dan menang 2-0 di kandang Garudayaksa FC. Rekor pertemuan dan kondisi kedua tim sebelumnya diulas dalam pratinjau derbi Arema vs Persik.