Rubrik.co.id – Pemerintah Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, akan menggelar Jambore Pelayanan secara bergilir di tingkat kecamatan untuk mendekatkan layanan pemerintah kepada warga. Pelaksanaan perdananya dijadwalkan di Lapangan Kelurahan Borong Rappoa, Kecamatan Kindang, pada Rabu–Kamis, 23–24 September 2026.
Rencana itu disampaikan dalam rilis Pemkab Bulukumba yang dimuat Pluz.id dan klikkiri.co pada Rabu, 16 September 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Bersama Melayani, Bersinergi untuk Pelayanan Publik yang Lebih Mudah, Cepat, dan Berkualitas”.
Menurut rilis tersebut, setiap kecamatan akan menjadi satu titik pelaksanaan sehingga warga bisa memperoleh layanan langsung di wilayahnya. Kabupaten Bulukumba terdiri atas 10 kecamatan, 24 kelurahan, dan 102 desa, menurut situs resmi Pemkab Bulukumba.

Adminduk hingga Dialog Publik
Ketua Panitia Jambore Pelayanan, Andi Uke Indah Permatasari, yang juga Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Bulukumba, menyebut kegiatan ini sebagai ruang kolaborasi dan pelayanan terpadu.
“Jambore Pelayanan ini kita hadirkan untuk mendekatkan pemerintah kepada masyarakat. Berbagai perangkat daerah, instansi vertikal, BUMD BUMN serta mitra strategis lainnya akan hadir secara langsung, sehingga masyarakat tidak perlu jauh-jauh untuk mendapatkan informasi, konsultasi maupun layanan yang dibutuhkan,” ujar Andi Uke dalam rilis itu.
Layanan yang disiapkan antara lain administrasi pemerintahan, informasi dan konsultasi publik, administrasi kependudukan, konsultasi perangkat daerah, edukasi pelayanan publik, pelayanan dan edukasi digital, pameran inovasi pelayanan publik, dialog publik, serta kegiatan edukasi dan interaktif.
“Malam harinya diisi dengan acara dialog dan kegiatan hiburan,” kata Andi Uke. Ia menambahkan, panitia dan petugas pelayanan akan menginap di tenda kemah di lapangan selama kegiatan.
Layanan yang Mendekat ke Kecamatan
Menurut rilis, pelaksanaan bergilir diharapkan memperluas jangkauan layanan sekaligus memperkuat koordinasi pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, perangkat daerah, dunia usaha, lembaga keuangan, dan masyarakat. “Pelayanan publik dihadirkan sedekat mungkin dengan masyarakat. Karena itu, Jambore Pelayanan kita laksanakan di setiap kecamatan,” kata Andi Uke. Ia berharap warga datang, berkonsultasi, mencari informasi, dan memanfaatkan layanan yang disiapkan, sementara Pemkab bisa mendengar langsung kebutuhan dan masukan warga.
Kindang bukan kali pertama menjadi titik layanan yang didekatkan ke kecamatan. Pada Juni 2025, Rubrik.co.id memberitakan Disdukcapil Bulukumba meraih penghargaan perekaman KTP-el tertinggi se-Sulsel, yang disebut ditopang layanan perekaman di empat kantor camat, termasuk Kindang.
Pekan ini, Pemkab juga meresmikan tempat penitipan anak CSR Tamasya di Pasar Sentral Bulukumba untuk anak para pedagang.
