Persija Ajukan Banding atas Sanksi Usiran Komdis PSSI

Redaksi Rubrik
Stadion Utama Gelora Bung Karno pada malam hari dengan lampu sorot menyala terang di atas lapangan hijau
Stadion Utama Gelora Bung Karno, satu dari stadion yang tertutup bagi Persija selama masa hukuman. Foto lama. Foto: Indonoob / Wikimedia Commons, domain publik

Rubrik.co.id – Persija Jakarta akan mengajukan banding atas sanksi Komite Disiplin PSSI yang melarang klub itu menggelar dua laga kandang di DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten. Kepastian itu disampaikan Ketua Panitia Pelaksana Persija, Albinus Laurent, pada Jumat, 18 September 2026, sehari sebelum Persija menjamu Java United dalam lanjutan BRI Super League 2026/27.

“Ya, kami akan banding,” kata Laurent, seperti dikutip Akurat.co. Kepada CNN Indonesia, ia menyebut pihak klub sedang mengumpulkan berkas memori banding.

“Pihak kami [Persija] memang akan mengajukan banding resmi untuk membatalkan sanksi pertandingan usiran dan denda tambahan tersebut,” ujar Laurent kepada CNN Indonesia.

Interior Jakarta International Stadium dengan tribun oranye bertingkat dan atap rangka baja saat pertandingan malam
Interior Jakarta International Stadium, stadion lain di Jakarta yang ikut terdampak larangan. Foto lama, bukan suasana laga. Foto: RasyaAbhirama13 / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

Angka Denda Berbeda Versi

Sanksi itu dijatuhkan buntut rangkaian pelanggaran saat Persija menang 2-1 atas Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Sabtu, 12 September 2026, termasuk penyalaan kembang api di sekitar hotel tim Persib sehari sebelum laga, menurut Akurat.co.

Akurat.co dan VIVA menulis total denda Rp130 juta. VIVA merincinya menjadi Rp60 juta untuk penyalaan flare dan pelemparan petasan, Rp30 juta untuk pelemparan kemasan air minum ke arah pemain Persib, serta Rp40 juta yang menyertai larangan menggelar laga kandang.

Laurent memberi angka lebih besar, yakni Rp180 juta. “Denda Rp30 juta karena ada pelemparan botol air minum ke arah tim Persib. Kemudian lanjut lagi, Rp60 juta itu untuk bakar flare,” katanya. Menurut penjelasannya kepada CNN Indonesia, ada tambahan denda Rp50 juta karena orang tanpa kartu akreditasi masuk ke lapangan saat pertandingan berakhir. Rubrik.co.id belum menemukan salinan putusan Komdis yang memuat pos denda tersebut.

Target Sebelum Laga Kontra Arema

Menurut CNN Indonesia, yang dibanding terutama larangan menggelar dua laga kandang di tiga provinsi tersebut. Panpel Persija berharap putusan banding keluar sebelum laga kandang kontra Arema FC.

Suara.com mencatat larangan itu membuat Persija tidak bisa memakai sejumlah stadion yang selama ini menjadi opsi kandang, di antaranya SUGBK, Jakarta International Stadium, Stadion Patriot, Stadion Pakansari, Indomilk Arena, dan Banten International Stadium.

Sementara banding disiapkan, Persija tetap menjamu Java United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Sabtu, 19 September 2026, pukul 19.00 WIB. Laga pekan ketiga itu digelar tanpa penonton, dan pemindahannya ke Bali sudah diputuskan sebelum sanksi Komdis terbit.

Klasemen resmi I.League per Jumat, 18 September 2026 malam, menempatkan Persija di urutan keempat dengan enam poin dari dua laga, sama dengan Bali United. Madura United memimpin dengan sembilan poin dari tiga laga setelah mengalahkan PSIM Yogyakarta 2-1 pada malam itu.