NAGOYA, Rubrik.co.id – Tim sepak takraw beregu putri Indonesia meraih medali perunggu Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah mengalahkan tuan rumah Jepang 2-0 pada perebutan tempat ketiga di Nagoya City Mizuho Park Gymnasium, Jumat, 25 September 2026. Hasil itu melengkapi perunggu nomor beregu putra yang lebih dulu dipastikan pada Kamis, 24 September 2026.
Indonesia menang dua set langsung 15-11 dan 15-9 pada laga pertama, lalu 15-5 dan 15-12 pada laga kedua. “Alhamdulillah atlet bermain bagus dan susunan regu sudah pas, semangat dan motivasi anak-anak untuk menang sangat tinggi,” kata pelatih tim putri Ramli Komang seperti dilaporkan ANTARA. Capaian itu mengulang perunggu pada Asian Games Hangzhou 2022.
Beregu Putra Terhenti di Semifinal
Sehari sebelumnya, tim beregu putra kalah dari Malaysia pada semifinal di gelanggang yang sama melalui tiga match. Indonesia menang match pertama 2-1, kalah dua set langsung pada match kedua, lalu takluk pada match penentu. “Sebenarnya kalau dilihat ya imbang. Cuma kalah peruntungan,” kata pelatih tim putra Andi Nuralim Kaba, dikutip ANTARA. Ia menyebut hasil itu lebih baik daripada edisi sebelumnya, ketika tim putra gagal menembus empat besar.
ANTARA mencatat sembilan nama yang memperkuat Indonesia pada match pertama semifinal, yakni Muhammad Hardiansyah Muliang, Gelvin A Usman, Saiful Rijal, Yudha Aswinatama, Rizki Yusuf Djaina, Jelki Ladada, Syamsul Akmal, Muhammad Ubaidur, dan Andi Try Sandi Saputra. Hardiansyah Muliang adalah pesepak takraw kelahiran Kota Makassar.

Sulsel Pemasok Pemain, Bulukumba Punya Kurniawan
Sulawesi Selatan adalah basis olahraga ini di tingkat nasional. Persatuan Sepak Takraw Indonesia Sulsel mempertahankan status juara umum cabang sepak takraw pada PON XXI 2024 di Aceh dan Sumatera Utara dengan tiga emas dan satu perak, setelah juara umum pula pada PON XX 2021 di Papua. “Sulsel sejauh ini memang cukup konsisten menyumbang atlet untuk timnas,” kata Ketua PSTI Sulsel Surianto kepada ANTARA pada 2024.
Kabupaten Bulukumba ikut menyumbang nama. Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Bulukumba mencatat Kurniawan, pemuda kelahiran 1998 asal Kelurahan Kalumeme, Kecamatan Ujung Bulu, lolos penetapan atlet pelatihan nasional untuk persiapan Asian Games XX. Ia melaporkan hal itu bersama pelatihnya, Akmal Syarifuddin, kepada Kepala Disparpora Hamrina Andi Muri di Gedung Pinisi pada 9 April 2026, disaksikan Ketua KONI Bulukumba Andi Muh. Hamka.
“Ini adalah kebanggaan besar bagi masyarakat Bulukumba. Kami sangat mengapresiasi kerja keras Kurniawan dan tim pelatih,” kata Hamrina dalam keterangan di laman resmi dinas tersebut. Keterangan itu bertanggal April 2026 dan menyangkut penetapan pelatnas, bukan skuad akhir. Nama Kurniawan tidak termasuk dalam sembilan pemain yang disebut ANTARA pada semifinal beregu putra, dan Rubrik.co.id belum memperoleh keterangan resmi mengenai nomor yang diikutinya di Aichi-Nagoya.
Permainan bola rotan sendiri berakar panjang di Sulawesi Selatan lewat paraga, permainan tradisional yang bentuk dan bahan bolanya serupa bola takraw. Ajang olahraga pelajar terbesar di kabupaten itu sendiri berada di cabang lain, yakni Liga Pelajar Indonesia Zona Bulukumba 2026 yang diikuti 36 tim sepak bola. Gedung Pinisi, tempat Kurniawan melapor, berada di Kecamatan Ujung Bulu, pusat pemerintahan kabupaten.
