BULUKUMBA, Rubrik.co.id – Kecamatan Ujung Bulu adalah pusat pemerintahan Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Per September 2026, wilayahnya terdiri atas sembilan kelurahan tanpa satu pun desa, seluas 14,63 kilometer persegi, dengan 52.722 penduduk menurut data 2025 Badan Pusat Statistik. Ibu kota kecamatannya berada di Kelurahan Terang-Terang.
Ujung Bulu adalah kecamatan terkecil sekaligus terpadat di antara sepuluh kecamatan Bulukumba. Dalam tabel luas daerah BPS, ibu kota Kabupaten Bulukumba tercatat di kecamatan ini. Batas wilayahnya, menurut publikasi Kecamatan Ujung Bulu Dalam Angka 2025, adalah Kecamatan Gantarang di sisi utara dan barat, Kecamatan Ujung Loe di timur, serta Laut Flores di selatan.

Apa Saja Kelurahan di Kecamatan Ujung Bulu?
Seluruh wilayah Ujung Bulu berstatus kelurahan. Tabel berikut memuat luas, jumlah penduduk, dan jarak tiap kelurahan ke pusat pemerintahan kabupaten.
| Kelurahan | Luas (km²) | Penduduk 2024 (jiwa) | Jarak ke pusat kabupaten (km) |
|---|---|---|---|
| Bintarore | 2,26 | 6.221 | 2 |
| Kasimpureng | 1,24 | 3.794 | 1 |
| Tanah Kongkong | 1,06 | 5.910 | 1 |
| Loka | 0,68 | 5.122 | 1 |
| Bentengnge | 1,00 | 4.577 | 1 |
| Terang-Terang | 0,39 | 2.723 | 1 |
| Caile | 3,27 | 13.309 | 2 |
| Kalumeme | 4,33 | 6.272 | 3 |
| Ela-Ela | 0,22 | 4.362 | 2 |
| Ujung Bulu | 14,45 | 52.290 | – |
Sumber: BPS Kabupaten Bulukumba, Kecamatan Ujung Bulu Dalam Angka 2025 (rilis 26 September 2025), Tabel 1.1, 1.2, dan 3.1, data 2024. Daftar sembilan kelurahan itu sama persis dengan daftar kode wilayah Ujung Bulu pada basis data bridging BPS-Kemendagri, yang menandai kesembilannya berkode kelurahan.
Angka luas dalam tabel berbeda tipis dengan publikasi tingkat kabupaten. Kabupaten Bulukumba Dalam Angka 2026 menulis luas Ujung Bulu 14,63 kilometer persegi untuk data 2025, sedangkan buku kecamatan menulis 14,45 kilometer persegi untuk data 2024. Selisih itu muncul juga pada kecamatan lain dan perlu dibaca bersama tahun publikasinya.
Kenapa Ujung Bulu Terkecil tapi Terpadat?
Luas Ujung Bulu hanya 1,2 persen dari wilayah Kabupaten Bulukumba, tetapi menampung 10,9 persen penduduknya. Kepadatannya 3.603,69 jiwa per kilometer persegi menurut Kabupaten Bulukumba Dalam Angka 2026, hampir sembilan kali rata-rata kabupaten yang 412,59 jiwa per kilometer persegi.
Caile menjadi kelurahan berpenduduk terbanyak dengan 13.309 jiwa pada 2024, seperempat penduduk kecamatan. Ela-Ela yang luasnya hanya 0,22 kilometer persegi menjadi yang paling sempit. Seluruh kantor kelurahan berjarak tiga kilometer atau kurang dari pusat pemerintahan kabupaten.
Laju pertumbuhan penduduk Ujung Bulu justru paling lambat se-kabupaten, 1,21 persen per tahun sepanjang 2020–2025, sementara rata-rata Bulukumba 2,00 persen. Pendataan Potensi Desa 2024 mencatat rumah sakit di satu kelurahan, poliklinik di dua kelurahan, puskesmas rawat inap di satu kelurahan, dan apotek di tujuh kelurahan. Pasar berbangunan permanen tercatat di tiga kelurahan.
Liputan Rubrik dari Kecamatan Ujung Bulu
Sejumlah peristiwa di kelurahan-kelurahan Ujung Bulu sudah diberitakan Rubrik.co.id, di antaranya sidang penikaman di Caile, perkara pencurian kios di Kalumeme, dan patroli malam Polres Bulukumba di Bintarore dan Kalumeme. Penertiban truk bongkar muat di Jalan Sam Ratulangi juga berlangsung di wilayah ini.
Dua layanan publik yang paling sering dicari warga kabupaten sudah dibahas terpisah, yaitu RSUD Andi Sulthan Daeng Radja dan layanan Disdukcapil Kabupaten Bulukumba. Perbandingan luas dan penduduk dengan sembilan kecamatan lain tersedia di daftar 10 kecamatan di Bulukumba.
