Daerah  

16 Dokter Internship Mulai Bertugas di RSUD Bulukumba

Redaksi Rubrik
Persimpangan jalan di Bulukumba dengan tugu berbentuk perahu pinisi dan deretan rumah panggung di belakangnya
Persimpangan jalan bertugu perahu pinisi di Bulukumba. Foto: Midori / Wikimedia Commons, CC BY 3.0

BULUKUMBA, Rubrik.co.id – Sebanyak 16 dokter internship diterima Direktur RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba, dr. H. Rizal Ridwan Dappi, Sp.OG(K), M.Kes, pada Jumat, 25 September 2026. Delapan di antaranya bertugas di rumah sakit tersebut, delapan lainnya dibagi rata ke Puskesmas Ujung Loe dan Puskesmas Herlang selama satu tahun penugasan.

Penerimaan berlangsung di aula pertemuan Poli Gigi RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja. Dalam sambutannya, dr. Rizal meminta para dokter baru berkoordinasi dengan dokter senior sebelum mengambil tindakan medis.

“Saya percaya para dokter internship ini mampu beradaptasi dengan cepat di tempat yang baru dengan suasana yang baru. Namun, saya berpesan untuk menjaga nama baik rumah sakit dan tetap berkoordinasi dengan dokter-dokter senior apabila akan melakukan tindakan medis,” kata dr. Rizal, dilansir Radar Selatan.

Ruas jalan poros di Bulukumba pada pagi hari dengan deretan ruko dan kios di kedua sisi
Ruas jalan poros di Bulukumba. Foto menggambarkan suasana kabupaten, bukan lokasi penerimaan dokter internship. Foto: Muhammad Arsy Habilah / Wikimedia Commons, CC0

Pembagian Lokasi dan Rotasi Enam Bulan

Pendamping program, dr. Arsan Rusli, merinci pembagian penugasan. Delapan dokter ditempatkan di RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja, empat di Puskesmas Ujung Loe, dan empat di Puskesmas Herlang.

“Delapan orang akan bertugas di RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja, dan delapan orang lagi akan bertugas di puskesmas. Masing-masing empat dokter internship di Puskesmas Ujung Loe dan empat orang di Puskesmas Herlang,” kata dr. Arsan.

Penugasan berjalan satu tahun. Pada enam bulan pertama para dokter bekerja di lokasi yang telah ditentukan, lalu bertukar tempat untuk enam bulan berikutnya. Skema itu dipakai agar setiap peserta mendapat pengalaman di rumah sakit sekaligus di fasilitas kesehatan tingkat pertama.

Asal Kampus dan Orientasi Awal

Ke-16 dokter berasal dari tiga perguruan tinggi, yaitu Universitas Muhammadiyah Makassar, Universitas Muslim Indonesia Makassar, dan Universitas Riau. Sebelum melayani pasien, mereka lebih dulu mengikuti orientasi umum di rumah sakit.

Tidak ada satu pun perguruan tinggi di Bulukumba yang membuka program pendidikan dokter. Enam kampus yang beroperasi di kabupaten ini, sebagaimana tercatat dalam daftar perguruan tinggi di Bulukumba, bergerak di bidang keguruan, ekonomi, teknik, dan keagamaan. Tenaga dokter karena itu selalu datang dari luar daerah.

Beban Dua Puskesmas Penerima

Ujung Loe dan Herlang termasuk kecamatan dengan jumlah puskesmas berbeda. Ujung Loe memiliki tiga puskesmas, sedangkan Herlang dua, dari total 21 puskesmas di seluruh kabupaten. Rinciannya tercantum pada daftar puskesmas dan rumah sakit di Bulukumba.

Penambahan delapan dokter di dua puskesmas itu menambah tenaga di fasilitas tingkat pertama, lapisan layanan yang paling dulu ditemui warga sebelum dirujuk ke RSUD di Ujung Bulu.