Borneo FC Tekuk Bali United 1-0, Diwarnai 3 Kartu Merah

Redaksi Rubrik
Fasad depan Stadion Segiri Samarinda dengan papan nama besar bertuliskan Stadion Segiri Samarinda dan deretan atap baja melengkung di balik pagar putih
Stadion Segiri, Samarinda, kandang Borneo FC. Foto lama, bukan suasana laga kontra Bali United. Foto: Fauzan Noviatmoko / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

Rubrik.co.id – Borneo FC Samarinda menekuk Bali United 1-0 pada pekan ketiga BRI Super League 2026/27 di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu, 20 September 2026. Penalti Juan Felipe Villa Ruiz pada menit ke-54 menjadi penentu dalam laga yang diwarnai tiga kartu merah.

Tensi pertandingan memuncak pada pertengahan babak pertama. Rahmat Arjuna dari Bali United dan pemain pengganti Borneo FC, Muhammad Rifad Marasabessy, terlibat friksi yang berujung kartu merah untuk keduanya dari wasit Naufal Adya Fairuski.

Menurut JawaPos.com dan VIVA, keributan bermula ketika Rahmat memukul bagian tengkuk Rifad, lalu dibalas pukulan ke arah wajah. Kedua tim menyelesaikan babak pertama dengan sepuluh pemain dan skor 0-0.

Tribun bercat merah dan hitam Stadion Kapten I Wayan Dipta yang kosong dengan lapangan hijau dan gawang di sisi kiri
Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, kandang Bali United. Foto ilustrasi lama; laga ini digelar di Samarinda. Foto: musnahterinjak / Wikimedia Commons, CC BY-SA 3.0

Penalti Juan Villa dan Kartu Merah Ketiga

Borneo FC memecah kebuntuan pada menit ke-54. ANTARA melaporkan hadiah penalti itu diberikan setelah wasit meninjau ulang pelanggaran di kotak terlarang lewat Video Assistant Referee. Juan Villa maju sebagai eksekutor dan tidak membuang kesempatan.

Situasi Bali United memburuk pada awal paruh kedua ketika Tim Receveur menerima kartu merah langsung akibat pelanggaran keras. Serdadu Tridatu harus menuntaskan sisa laga dengan sembilan pemain.

Unggul jumlah pemain, Borneo FC memilih bermain lebih rapat dan memasukkan Diego Michiels untuk mengamankan lini belakang. Skor 1-0 bertahan hingga peluit panjang. Laporan resmi I.League mencatat 900 penonton di Segiri.

Kemenangan Kandang Perdana Pesut Etam

Kemenangan ini menjadi poin penuh pertama Borneo FC di kandang sendiri pada BRI Super League 2026/27. Sebelumnya Pesut Etam kalah 0-1 dari Persija Jakarta dan takluk 1-3 dari Dewa United di Segiri.

Usai laga melawan Dewa United, pelatih Mauro Alexandre Tavares Jeronimo sempat menyoroti kepemimpinan wasit dan VAR. Kali ini timnya justru diuntungkan keputusan dari layar peninjauan.

Hasil tersebut membawa Borneo FC ke angka enam poin dari empat laga per Minggu, 20 September 2026. Bali United tetap unggul dari Pesut Etam di klasemen BRI Super League 2026/27 dengan poin sama dari tiga laga karena selisih golnya lebih baik. Tim asal Gianyar itu datang ke Samarinda tanpa Joao Ferrari yang cedera lutut. Ini kekalahan pertama Serdadu Tridatu musim ini setelah menang 2-1 atas PSS Sleman dan 4-1 atas Isenmulang Kalteng FC.

Menurut jadwal resmi I.League, Borneo FC akan bertandang ke markas Java United FC pada 11 Oktober 2026, sedangkan Bali United menjamu Persijap Jepara sehari sebelumnya.