Persebaya Pulihkan Empat Pemain Cedera Selama Jeda FIFA

Redaksi Rubrik
Tribun Stadion Gelora Bung Tomo dengan atap melengkung dan penonton berkaus merah menyaksikan pertandingan di lapangan hijau pada sore hari
Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, kandang Persebaya, dalam foto November 2023. Foto lama, ilustrasi. Foto: Flix11 / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

Rubrik.co.id – Persebaya Surabaya memanfaatkan jeda internasional FIFA untuk memulihkan empat pemain yang mengalami cedera otot, yakni Francisco Rivera, Ernando Ari, Alfan Suaib, dan rekrutan anyar Matheus Lagoa. Program itu disampaikan pelatih Bernardo Tavares menyusul hasil imbang 1-1 kontra Garudayaksa FC pada pekan ketiga BRI Super League 2026/27, Sabtu, 19 September 2026.

Ernando dan Alfan mengalami masalah pada paha, sedangkan Rivera dan Lagoa mengeluhkan otot betis, menurut TribunJatim dan VIVA Jatim. Tavares menyebut pemulihan dilakukan bertahap sesuai perkembangan tiap pemain. “Kami harus melihat situasinya secara menyeluruh,” ujarnya.

Mural bertuliskan Persebaya berwarna kuning di atas latar hijau pada dinding tepi jalan, dengan pengendara sepeda motor melintas
Mural Persebaya di tepi jalan Surabaya. Foto lama, ilustrasi. Foto: Ya, saya inBaliTimur / Wikimedia Commons, CC BY-SA 2.0

Lagoa Cedera Sebelum Debut

Tavares paling menyayangkan kondisi Lagoa, yang cedera pada sesi latihan ketiganya bersama Persebaya dan belum sempat bermain. “Saat itu dia (Matheus Lagoa) hanya melakukan pemanasan dan berlari sendiri, tetapi kemudian mengalami cedera. Tentu ini situasi yang tidak kami inginkan, apalagi dia baru bergabung dengan tim,” kata Tavares kepada TribunJatim.

Keempat pemain kini menjalani rehabilitasi di bawah pengawasan tim medis. “Sekarang yang paling penting adalah memberikan waktu dan penanganan yang tepat agar mereka bisa pulih dengan baik,” tutur pelatih asal Portugal itu.

Keterbatasan pemain sudah terasa saat menjamu Garudayaksa. Tavares mengakui opsi rotasinya sempit, sehingga Saddil Ramdani mendapat kesempatan tampil. “Mereka bukan mesin, mereka tidak bisa bermain penuh 90 menit,” ujarnya, dikutip Liputan6.

Kebobolan di Menit Akhir

Laga di Stadion Gelora Bung Tomo itu sempat berpihak kepada Bajul Ijo. Alex Martins membuka skor pada menit ke-85, tetapi Al Hamra Hehanussa menyamakan kedudukan empat menit kemudian, catat Liputan6. Tavares menyoroti garis pertahanan yang tidak naik saat lawan memainkan tendangan sudut pendek, seperti juga diberitakan Rubrik.co.id sebelumnya.

Kapten Toni Firmansyah meminta maaf kepada Bonek dan Bonita seusai laga. “Ini hasil yang tidak kita inginkan pada sore hari ini, tetapi kami akan kerja keras dan memperbaiki di pertandingan selanjutnya,” kata Toni.

Hasil itu membuat Persebaya tertahan di peringkat ke-10 dengan lima poin dari tiga laga, sesuai tabel I.League. Padahal sebelum laga, Tavares sempat mengajak Bonek memenuhi GBT demi kemenangan kedua.

Seusai jeda, Persebaya melawat ke markas juru kunci Isenmulang Kalteng FC pada Jumat, 9 Oktober 2026, pukul 19.00 WIB. Tavares berharap keempat pemainnya siap penuh untuk laga itu. “Sekarang kami harus berjuang untuk laga tandang dan meraih tiga poin di sana,” katanya.