BULUKUMBA, Rubrik.co.id – Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, terdiri atas 10 kecamatan dan 136 desa/kelurahan, dengan luas 1.175,53 kilometer persegi dan 485.008 penduduk. Angka itu merupakan data 2025 dalam Kabupaten Bulukumba Dalam Angka 2026, edisi terbaru BPS per September 2026. Gantarang menjadi kecamatan terluas dan berpenduduk terbanyak, sedangkan Ujung Bulu paling kecil wilayahnya.
Ujung Bulu sekaligus menjadi pusat pemerintahan kabupaten. Dalam tabel luas daerah BPS, ibu kota Kabupaten Bulukumba tercatat di Kecamatan Ujung Bulu, dengan Terang-Terang sebagai ibu kota kecamatannya.

Berapa Luas dan Jumlah Penduduk Tiap Kecamatan?
Tabel berikut merangkum ibu kota, luas, jumlah penduduk, serta jumlah desa dan kelurahan di setiap kecamatan, disusun menurut urutan yang dipakai BPS.
| Kecamatan | Ibu kota | Luas (km²) | Penduduk 2025 (jiwa) | Desa | Kelurahan |
|---|---|---|---|---|---|
| Gantarang | Ponre | 175,84 | 91.061 | 18 | 3 |
| Ujung Bulu | Terang-Terang | 14,63 | 52.722 | 0 | 9 |
| Ujung Loe | Dannuang | 146,25 | 52.283 | 12 | 1 |
| Bonto Bahari | Tanah Lemo | 115,51 | 31.843 | 4 | 4 |
| Bontotiro | Hila-Hila | 79,39 | 30.014 | 12 | 1 |
| Hero Lange-Lange | Tanuntung | 69,71 | 31.104 | 6 | 2 |
| Kajang | Kassi | 130,79 | 54.731 | 17 | 2 |
| Bulukumpa | Tanete | 173,63 | 57.633 | 14 | 3 |
| Rilau Ale | Palampang | 119,11 | 47.225 | 14 | 1 |
| Kindang | Borong Rapoa | 150,67 | 36.392 | 12 | 1 |
| Bulukumba | Ujung Bulu | 1.175,53 | 485.008 | 109 | 27 |
Sumber: BPS Kabupaten Bulukumba, Kabupaten Bulukumba Dalam Angka 2026 (rilis 27 Februari 2026), Tabel 1.1.1, 2.1.1, dan 3.1.1, data 2025; data penduduk berasal dari Disdukcapil Kabupaten Bulukumba. Pembagian desa dan kelurahan dihitung dari publikasi Kecamatan Dalam Angka 2025 BPS Kabupaten Bulukumba.
Gantarang mencatat 91.061 jiwa atau 18,78 persen penduduk kabupaten, disusul Bulukumpa dengan 57.633 jiwa dan Kajang dengan 54.731 jiwa. Bontotiro menjadi kecamatan dengan penduduk paling sedikit, yakni 30.014 jiwa.
Kepadatan rata-rata kabupaten 412,59 jiwa per kilometer persegi. Ujung Bulu yang luasnya hanya 14,63 kilometer persegi menampung 3.603,69 jiwa per kilometer persegi, hampir sembilan kali rata-rata kabupaten. Kindang menjadi yang paling lengang dengan 241,53 jiwa per kilometer persegi.
BPS mencatat laju pertumbuhan penduduk Bulukumba 2,00 persen per tahun sepanjang 2020–2025. Kajang tumbuh paling cepat, 2,62 persen per tahun, sementara Ujung Bulu paling lambat, 1,21 persen per tahun.
Data penduduk dalam tabel itu bersumber dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bulukumba, yakni penduduk yang tercatat secara administrasi. Karena itu, angkanya bisa berbeda dengan hasil sensus atau proyeksi penduduk yang dipakai di publikasi lain.
Berapa Jumlah Desa dan Kelurahan di Bulukumba?
BPS mencatat 136 desa dan kelurahan di Bulukumba, jumlah yang tidak berubah sepanjang 2021–2025 menurut tabel Jumlah Desa/Kelurahan Menurut Kecamatan. Rinciannya 109 desa dan 27 kelurahan, dihitung dari daftar pemerintah desa dan kelurahan dalam publikasi Kecamatan Dalam Angka 2025 untuk kesepuluh kecamatan.
Ujung Bulu satu-satunya kecamatan yang seluruh wilayahnya berupa kelurahan, yakni sembilan kelurahan. Gantarang memiliki desa terbanyak, 18 desa ditambah 3 kelurahan. Di ujung selatan, Bonto Bahari terbagi rata antara empat desa dan empat kelurahan, termasuk Kelurahan Tanah Beru, kawasan pembuatan perahu pinisi.
Angka luas juga perlu dibaca bersama tahun publikasinya. Luas Bonto Bahari, misalnya, tercatat 115,51 kilometer persegi dalam Kabupaten Bulukumba Dalam Angka 2026, sedangkan publikasi Kecamatan Bonto Bahari Dalam Angka 2025 menuliskan 122,94 kilometer persegi. Tabel di atas memakai edisi kabupaten yang terbaru.
Liputan Rubrik dari Kecamatan di Bulukumba
Sejumlah peristiwa di tingkat kecamatan sudah diberitakan Rubrik.co.id, antara lain Jambore Pelayanan Bulukumba yang dimulai di Kindang, kekeringan yang meluas di Bulukumba, sumur bor dan pasokan air ke Dannuang, serta perbaikan jalan Tanete-Tanaberu yang menghubungkan Bulukumpa dengan Bonto Bahari.
