Daerah  

Dua Petugas Damkar Pangkep Gugur Menuju Lokasi Karhutla

Redaksi Rubrik
Markas pemadam kebakaran bercat merah putih dengan tiga mobil damkar terparkir di garasi terbuka
Markas pemadam kebakaran dengan mobil damkar terparkir. Foto: Midori / Wikimedia Commons, CC BY 3.0

PANGKEP, Rubrik.co.id – Dua petugas pemadam kebakaran Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, meninggal dunia setelah mobil pemadam yang mereka tumpangi terguling di Jalan Poros Makassar-Parepare, Kecamatan Labakkang, Selasa, 29 September 2026. Mobil itu sedang menuju lokasi kebakaran hutan dan lahan dengan tujuh personel di dalamnya.

Dua petugas yang meninggal adalah Komandan Pleton Intje Irwan Nurdin dan personel Damkar Rusman Hadi.

Kepala Satuan Damkar Pangkep, Hafid, membenarkan kejadian tersebut menimpa anggotanya yang sedang bertugas.

Terguling Dua Kali Setelah Menghindar

“Kejadian ini menimpa anggota kami. Anggota Damkar Kabupaten Pangkep. Mereka ini sedang dalam perjalanan untuk mengatasi kebakaran lahan yang terjadi di daerah Labakkang,” kata Hafid, dilansir ANTARA.

Menurut laporan yang diterimanya, mobil pemadam melaju menuju lokasi kebakaran setelah melewati lampu merah Labakkang dan berupaya mendahului kendaraan di depannya.

“Menurut laporan anggota, ini armada yang sementara menuju ke lokasi dalam perjalanan itu setelah melewati lampu merah Labakkang, ada mobil tronton. Informasinya, mobil tronton ini di depan tidak memberi jalan,” tuturnya.

Pengemudi kemudian membanting kemudi ke kanan untuk menghindari kendaraan yang sedang mengantre bahan bakar.

“Setelah itu mobil tidak bisa dikendalikan karena keadaan mobil dalam keadaan penuh muatan air dan perlengkapan lainnya. Di situlah terjadi slip ban dan terguling sebanyak dua kali,” kata Hafid.

Tujuh Personel Berada di Dalam Mobil

Hafid menyebut tujuh petugas berada di mobil tersebut, terdiri atas tiga orang di kabin termasuk pengemudi dan empat petugas di bagian belakang.

Selain dua yang meninggal, dua petugas dirujuk ke Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo Makassar, sedangkan sisanya masih menjalani perawatan.

Kanit Gakkum Satuan Lalu Lintas Polres Pangkep, Ipda H Usman DJ, membenarkan kecelakaan itu dan mencatatnya sebagai kecelakaan tunggal.

Hafid menyampaikan harapannya atas kondisi anggota yang masih dirawat.

“Kami berdoa mudah-mudahan semua anggota yang sementara dirawat bisa kembali sehat dan dalam keadaan yang kembali bisa bertugas kembali,” katanya.

Mobil yang dipakai membawa muatan air dan perlengkapan pemadaman, kondisi yang disebut membuat kendaraan sulit dikendalikan saat menghindar mendadak.

Beban Pemadam pada Musim Kemarau

Kecelakaan itu terjadi saat satuan pemadam di Sulawesi Selatan menghadapi lonjakan panggilan kebakaran lahan pada musim kemarau.

Di Bulukumba, tercatat lebih dari 20 kejadian kebakaran sepanjang September 2026, sebagaimana dilaporkan Rubrik.co.id dalam catatan kebakaran Bulukumba sepanjang September.

Nomor panggilan darurat pemadam kebakaran di Bulukumba beserta kanal darurat lainnya dimuat dalam daftar nomor darurat Bulukumba. ***