Indonesia Gilas Bangladesh 9-2, Juara Grup ASEAN Cup

Redaksi Rubrik
Skuad timnas Indonesia berkaus merah dan ofisial berfoto bersama di tengah lapangan stadion yang penuh penonton
Skuad Timnas Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Foto diambil pada laga lain di ASEAN Cup 2026. Foto: domain publik / Wikimedia Commons

JAKARTA, Rubrik.co.id – Timnas Indonesia mengalahkan Bangladesh 9-2 pada laga pamungkas Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2026. Hasil itu membawa Indonesia menjuarai grup dan melaju ke final.

Mitchell Baker menjadi penentu dengan lima gol, empat di antaranya tercipta pada babak pertama.

Indonesia sudah unggul 6-1 ketika turun minum, lalu menambah tiga gol lagi pada babak kedua.

Laga dimulai pukul 19.30 WIB dan berlangsung di hadapan pendukung tuan rumah.

Lima Gol Mitchell Baker

Baker membuka keunggulan pada menit ke-11 memanfaatkan umpan tarik Ole Romeny, lalu menggandakannya lewat kemelut di depan gawang.

Rizky Ridho menambah gol ketiga pada menit ke-32 dari kemelut di kotak penalti.

Baker melengkapi hattrick pada menit ke-38 dan mencetak gol keempatnya pada menit ke-42.

Justin Hubner menutup babak pertama dengan sundulan pada menit ke-45 menyambut sepak pojok Calvin Verdonk.

Pada babak kedua, Luke Vickery mencetak gol ketujuh, disusul Kevin Diks, sebelum Baker menutup pesta gol menjadi 9-2 menjelang peluit panjang.

Bangladesh membalas lewat sundulan Shahriar Emon pada babak pertama dan satu gol lagi pada babak kedua. Satu gol Ole Romeny pada menit ke-84 dianulir karena offside.

Wasit dua kali meninjau VAR sepanjang laga, masing-masing untuk dugaan pelanggaran di kotak penalti Bangladesh dan untuk pelanggaran Elkan Baggott saat menghentikan serangan balik.

Elkan Baggott sendiri dua kali nyaris mencetak gol lewat sundulan menyambut sepak pojok, tetapi dimentahkan kiper Bangladesh Mehedi Srabon.

Juara Grup Ditentukan Produktivitas Gol

Pada waktu bersamaan, Malaysia menang 6-0 atas Singapura di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, lewat gol Bergson, Stuart Wikin, Paulo Josue, dan Syahir Bashah.

Indonesia dan Malaysia sama-sama mengumpulkan tujuh poin dengan selisih gol yang juga sama, yakni plus sembilan.

Keduanya menjalani tiga laga dengan dua kemenangan dan satu hasil imbang, tanpa kekalahan.

Indonesia unggul karena mencetak lebih banyak gol sepanjang fase grup, 11 berbanding 9 milik Malaysia, sebagaimana dilaporkan CNN Indonesia.

Sebelum laga ini, Indonesia menang 2-0 atas Singapura lalu bermain imbang tanpa gol melawan Malaysia dalam laga kedua Grup A.

Tanpa Thom Haye dan Mengheningkan Cipta

Indonesia tampil tanpa Thom Haye yang menjalani sanksi kartu merah dari laga melawan Malaysia, seperti dimuat dalam catatan absennya Thom Haye.

Sebelum kick-off, kedua tim mengheningkan cipta untuk memperingati Tragedi Kanjuruhan yang jatuh pada tanggal yang sama.

Jalannya laga dan perhitungan sebelum pertandingan sudah dirangkum dalam pratinjau Indonesia melawan Bangladesh.

Dengan status juara grup, Indonesia menunggu lawan dari grup lain di partai final. Jadwal dan lokasi final belum diumumkan panitia. ***