Milos Joksic Akui Malu, Garudayaksa FC Dilanda Krisis Percaya Diri

redaksi
Stadion Pakansari Bogor tampak luar dengan atap hijau dan tiang kabel
Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, lokasi laga Garudayaksa FC melawan Persik Kediri. Foto: Anton Ardyanto / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

Rubrik.co.id – Pelatih Garudayaksa FC Milos Joksic menyebut krisis kepercayaan diri sebagai masalah utama timnya setelah tim promosi itu belum menang dalam dua laga awal BRI Super League 2026/27, terakhir kalah 0-2 dari Persik Kediri di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jumat, 11 September 2026.

Dua gol Persik pada laga itu dicetak Jose Enrique. Sebelumnya, Garudayaksa membuka musim dengan hasil imbang 1-1 di markas Java United FC. Satu poin dari dua laga menempatkan Spirit of Garuda di peringkat ke-14 klasemen sementara usai pekan ke-2.

“Pemain seperti takut membuat kesalahan, tidak mau mengambil tanggung jawab memegang bola, dan mudah kehilangan bola saat lawan tampil agresif. Selain itu, harus jujur ada masalah kualitas dan kurangnya kecepatan dalam tim,” kata Joksic, dikutip ANTARA dari laman resmi I.League.

Pertandingan malam hari di Stadion Pakansari dengan tribun penuh penonton
Pertandingan sepak bola Asian Games 2018 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor. Foto: Nodanodaboo / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

Malu dengan Babak Pertama

Pelatih asal Serbia itu menilai penampilan timnya di pertandingan jauh berbeda dari sesi latihan. Menurut Bola.com, Garudayaksa bahkan nyaris tidak menciptakan tembakan berbahaya ke gawang Persik pada babak pertama.

“Saya harus jujur, kualitas kami masih kurang. Namun, ini harus kami perbaiki. Saya akan banyak mengubah hal-hal untuk sekarang karena saya merasa malu dengan penampilan di babak pertama dalam dua laga terakhir,” ujar Joksic, dikutip Bola.com.

Kepada ANTARA, Joksic juga menyinggung belum lengkapnya kedalaman skuad dan cedera sejumlah pemain kunci sebagai faktor yang mengganggu keseimbangan tim. “Ke depan saya akan melakukan banyak perubahan karena kepercayaan diri tim ini harus segera dibangun kembali,” katanya.

Skuad Baru, Musim Baru Dimulai Oktober

Garudayaksa merombak skuad secara besar-besaran menjelang musim perdana di kasta tertinggi. JPNN.com Jatim mencatat klub itu kini diperkuat delapan pemain asing, termasuk Aleksandar Busnic yang baru bergabung, dan kedatangan pemain secara bertahap membuat proses adaptasi berjalan lambat.

“Kami membangun tim yang benar-benar baru dan saat ini belum memiliki skuad yang lengkap. Saya sudah tahu sejak awal bahwa musim bagi kami mungkin baru benar-benar dimulai pada Oktober, terutama terkait kesiapan para pemain asing,” ujar Joksic, dikutip JPNN.com Jatim dari laman ileague.id.

Ujian berikutnya tidak ringan. Garudayaksa dijadwalkan bertandang ke markas Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu, 19 September 2026, pukul 15.30 WIB. Bajul Ijo mengoleksi empat poin setelah imbang 1-1 dengan Bhayangkara Presisi Lampung FC pada pekan pembuka dan menang 1-0 atas PSIM Yogyakarta di laga kandang pertama.

Garudayaksa menjadi satu dari tiga tim promosi musim ini bersama PSS Sleman dan Isenmulang Kalteng FC. Hingga pekan ke-2, ketiga tim promosi itu belum mencatat kemenangan, dan hasil imbang Garudayaksa di pekan pembuka menjadi satu-satunya poin yang dikumpulkan ketiganya.