8 Aturan Baru BRI Super League 2026/27, Tutup Mulut Bisa Kartu Merah

redaksi
Layar monitor VAR bertuliskan FIFA World Cup 2026 di pinggir lapangan
Monitor VAR pada laga Brasil vs Maroko di Piala Dunia 2026, 13 Juni 2026. Foto: Bryan Berlin / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

Rubrik.co.id – BRI Super League 2026/27 yang telah memasuki pekan ke-3 pada 16–20 September 2026 dimainkan dengan delapan perubahan Laws of the Game (LOTG), mulai dari batas lima detik untuk lemparan ke dalam hingga kartu merah bagi pemain yang menutup mulut saat memprovokasi lawan.

Perubahan itu dijelaskan Ketua Komite Wasit PSSI Yoshimi Ogawa dalam lokakarya perwasitan untuk media di Kantor I.League, Jakarta Selatan, Kamis, 3 September 2026, sehari sebelum kompetisi dimulai, dilansir Bola.net. Aturan yang sama berlaku di Championship dan sebelumnya sudah diterapkan pada Piala Dunia 2026.

Wasit berbaju kuning meninjau layar VAR di pinggir lapangan
Wasit meninjau layar VAR pada laga Major League Soccer antara Seattle Sounders dan Sporting Kansas City di Amerika Serikat. Foto: SounderBruce / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

Batas Waktu untuk Lemparan, Tendangan Gawang, dan Pergantian

Pemain kini tidak bisa berlama-lama saat melakukan lemparan ke dalam atau tendangan gawang. Wasit dapat memberi hitungan visual lima detik. Tim yang melewati batas itu saat tendangan gawang akan dihukum dengan tendangan sudut bagi lawan, sedangkan lemparan ke dalam berpindah ke tim lawan, seperti dirangkum Bola.net dan Baliilu.

Pemain yang diganti wajib meninggalkan lapangan paling lambat 10 detik setelah papan pergantian diangkat. Jika terlambat, pemain pengganti baru boleh masuk setelah permainan berjalan satu menit.

Ketentuan satu menit juga berlaku untuk penanganan cedera. Pemain yang mendapat perawatan medis di lapangan dalam kondisi tertentu harus keluar dan baru boleh kembali satu menit setelah permainan dilanjutkan.

Poin ini ikut ditekankan saat skuad PSIM Yogyakarta menjalani sosialisasi LOTG pada Kamis, 20 Agustus 2026. Penilai wasit berlisensi FIFA Fariq Hitaba menyebut aturan itu dapat merugikan taktik tim bila pemain tidak memahaminya sejak awal, dilansir Bola.com.

Kartu Merah untuk Provokasi dan Wewenang VAR

Aturan yang paling menyita perhatian menyangkut perilaku pemain. Pemain, pemain pengganti, maupun pemain yang sudah diganti dapat langsung dikartu merah jika menutup mulut saat berbicara dengan lawan dalam situasi provokatif atau mengejek. Menurut Bola.net, aturan itu tidak berlaku bila komunikasi berlangsung ramah dan tanpa konflik.

Wewenang Video Assistant Referee (VAR) juga diperluas. Selain situasi gol, penalti, kartu merah, dan salah identitas, VAR kini dapat mengoreksi keputusan tendangan sudut yang jelas keliru selama koreksi bisa dilakukan cepat tanpa menghambat permainan.

Dua ketentuan lain dipertegas, sebagaimana dirinci Bola.net. Cincin polos boleh dipakai, tetapi cincin berukir atau menonjol dilarang, sedangkan kalung hanya boleh dikenakan bila tertutup rapat di balik jersey. Dalam penerapan advantage, kartu kuning tidak diberikan untuk pelanggaran yang menggagalkan peluang mencetak gol apabila tim yang dirugikan tetap mencetak gol.

Di luar urusan wasit, regulasi pemain asing tidak berubah. Setiap klub boleh mendaftarkan 11 pemain asing, sembilan di antaranya boleh masuk daftar susunan pemain dan tujuh boleh tampil bersamaan di lapangan, seperti dilaporkan ANTARA dan JPNN. Aturan wajib memainkan pemain U-23 sebagai starter sudah dihapus.

Kompetisi musim ini dijadwalkan berlangsung hingga awal Juni 2027. Hasil pekan-pekan awal, termasuk kemenangan Persebaya atas 10 pemain PSIM, dapat dilihat dalam klasemen usai pekan ke-2.