Van Gastel: PSIM Justru Ingin Bermain Seperti Madura United

Redaksi Rubrik
Suasana pertandingan sepak bola di Stadion Mandala Krida Yogyakarta menjelang senja, dengan tribun penuh penonton berbaju biru dan lintasan atletik mengelilingi lapangan
Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, kandang PSIM (foto lama). Foto: Nerissa Lyra / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

Rubrik.co.id – Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, menyatakan timnya sudah merampungkan analisis kekuatan Madura United menjelang laga pekan ketiga BRI Super League 2026/27 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jumat, 18 September 2026, pukul 19.00 WIB. Tuan rumah datang dengan enam poin, sedangkan Laskar Mataram baru mengumpulkan satu poin.

Van Gastel berbicara bersama winger Riyatno Abiyoso dalam konferensi pers daring, Kamis, 17 September 2026. Pelatih berpaspor Belanda itu menyebut persiapan timnya berjalan tanpa kendala.

“Pertama-tama kami menonton kembali pertandingan melawan Persebaya, lalu kami menonton pertandingan-pertandingan Madura. Apa saja kelemahan mereka, apa saja kekuatan mereka, dibandingkan dengan tim kami, jadi persiapannya berjalan baik,” ujarnya, sebagaimana dimuat situs resmi klub PSIM Jogja dan beritajatim.com.

Monumen Arek Lancor berupa kumpulan bilah logam menyerupai kobaran api di tengah bundaran Kota Pamekasan, dikelilingi pagar dan pepohonan
Monumen Arek Lancor di Kota Pamekasan, kota tempat Madura United menjamu PSIM (foto ilustrasi, bukan suasana laga). Foto: Andika Faris / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

Hasil pembacaan itu berujung pada kesimpulan yang tidak biasa. Alih-alih menyiapkan peredam, Van Gastel justru menyebut timnya ingin bermain dengan cara yang mirip lawannya.

Meniru, Bukan Meredam

“Mereka bermain sangat bagus dengan gaya bermain yang sangat positif. Mereka meraih hasil yang memang pantas. Jadi bagi kami, ini akan menjadi pertandingan yang menarik karena kami juga ingin bermain sepak bola seperti Madura awal musim ini,” katanya dalam kutipan yang sama.

Kepada Bola.com, pelatih berusia 54 tahun itu menambahkan cara bermain Madura United benar-benar berbeda dibanding musim lalu. Poin serupa dicatat TribunJatim.com dan JPNN Jogja.

Abiyoso, yang mendampingi Van Gastel, menegaskan timnya tidak datang sekadar menjalani laga tandang. “Kita datang dengan motivasi baru dan kita akan mencoba yang terbaik untuk meraih poin di kandang Madura,” ucapnya.

Menurut rilis resmi I.League, pemain yang akrab disapa Abi itu selalu diturunkan sejak menit pertama pada dua laga awal PSIM, masing-masing 67 menit melawan Persita Tangerang dan 86 menit melawan Persebaya Surabaya.

Modal Dua Tim Berbeda Arah

Madura United mengawali musim dengan dua kemenangan beruntun, 2-0 atas Persijap Jepara dan 3-1 atas PSS Sleman. PSIM sebaliknya, ditahan Persita 1-1 lalu kalah 0-1 dari Persebaya.

Klasemen sementara I.League per Jumat, 18 September 2026, menempatkan Madura United di peringkat ketiga dengan enam poin dan PSIM di peringkat ke-12 dengan satu poin.

RUBRIK sudah menurunkan pratinjau laga ini pada 17 September 2026 dan mengabarkan keputusan PSIM menetap di Surabaya pada 16 September 2026. Penyerang Madura United, Dimitar Mitkov, juga sudah memimpin daftar pencetak gol kompetisi dengan empat gol, sejajar Denilson Junior, menurut statistik resmi I.League.