Rubrik.co.id – Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina, menyebut Arema FC tidak lagi bertumpu pada penyerang tengah murni menjelang Derbi Jawa Timur di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat, 18 September 2026, pukul 15.30 WIB. Laga pekan ketiga BRI Super League 2026/27 itu mempertemukan tuan rumah berpoin empat dengan tamu yang mengoleksi tiga poin.
Reina menyampaikan pembacaannya dalam konferensi pers daring, Kamis, 17 September 2026. Pelatih asal Spanyol tersebut menilai pola serangan Singo Edan berubah cukup jauh dibanding musim lalu.
“Saat ini mereka tidak bermain memakai striker murni nomor sembilan. Ini berbeda dari musim lalu waktu masih ada Dalberto atau Joel Vinicius,” kata Reina, seperti dimuat JawaPos.com dan RM.id.

Empat nama disebut Reina sebagai perhatian khusus: Jhon Alfaridzi, Careca, Gustavo Franca, dan Marcos Vinicius. Kedua media itu mencatat pergerakan mereka dinilai lebih cair, sehingga ancaman bisa datang dari berbagai sektor.
Bukan Satu Nama yang Diawasi
Konsekuensinya, Persik tidak bisa mengunci satu pemain saja di lini depan lawan. Reina menempatkan organisasi pertahanan Macan Putih sebagai kunci laga.
Kepada ANTARA, Reina menegaskan derbi menuntut hasil maksimal. “Saya memahami tentang seberapa pentingnya laga ini karena derbi adalah hal penting,” ujarnya, kalimat yang juga dimuat Media Indonesia.
Dalam rilis resmi I.League, Reina menyatakan justru menikmati tantangan tersebut. “Saya suka melihat cara main Arema FC. Ini membuat saya makin tertantang untuk membuat taktik terbaik menghadapi mereka,” katanya.
RM.id menambahkan, Reina turut menandai pemain lama Arema seperti Betinho, Matheus Blade, Diego Landis, dan Julian Guevara, serta bek anyar Walisson Maia. Rincian itu hanya dimuat media tersebut.
Arema Klaim Lini Belakang Membaik
Di kubu tuan rumah, penjaga gawang Adi Satryo menilai pertahanan timnya menguat. “Menurut saya pribadi, dibandingkan musim lalu, musim ini lini pertahanan kita mengalami banyak perkembangan positif,” ujarnya dalam rilis I.League.
Statistik resmi I.League menempatkan mantan kiper PSIS Semarang itu di puncak daftar penyelamatan BRI Super League 2026/27 dengan 13 penyelamatan.
Pelatih Arema, Marcos Santos, justru mewaspadai transisi cepat tamunya. “Mereka adalah tim yang sangat bagus dalam melakukan counter attack, tetapi juga suka menguasai bola,” kata Santos dalam rilis I.League lainnya.
RUBRIK sebelumnya menurunkan pratinjau Derbi Jawa Timur pada 15 September 2026, serta kabar rekrutmen Samuel Otusanya dan imbauan panitia pelaksana kepada suporter Persik pada 17 September 2026.
Klasemen sementara I.League per Jumat, 18 September 2026, menempatkan Arema di peringkat kelima dengan empat poin dan Persik di peringkat kesembilan dengan tiga poin.
