Daerah  

Prakiraan 10 Kecamatan Bulukumba: Rilau Ale Terpanas 31°C

Redaksi Rubrik
Ombak kecil memecah di pantai berpasir putih dengan laut biru toska dan langit biru berawan tipis
Pantai Tanjung Bira, Kecamatan Bonto Bahari, Bulukumba; ilustrasi cuaca cerah, bukan foto 23 September 2026. Foto: Antosarassang / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

BULUKUMBA, Rubrik.co.id – Kecamatan Rilau Ale diprakirakan menjadi wilayah terpanas di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, pada Rabu, 23 September 2026, dengan suhu udara hingga 31 derajat Celsius. Sebaliknya, Kecamatan Kindang di dataran tinggi diprakirakan paling sejuk, dengan suhu terendah 17 derajat Celsius.

Angka itu diolah Rubrik.co.id dari prakiraan cuaca resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) tingkat desa yang tersedia di layanan data terbuka BMKG. Prakiraan itu dianalisis BMKG pada Selasa, 22 September 2026 pukul 20.00 Wita. Tiap kecamatan diwakili satu desa atau kelurahan yang datanya disediakan BMKG.

Suhu, Kelembapan, dan Angin per Kecamatan

Seluruh sepuluh kecamatan diprakirakan cerah pada siang hari dan berawan pada malam hari. Curah hujan praktis nol; angka tertinggi hanya 0,4 milimeter sepanjang hari di Kajang.

  • Rilau Ale (Bontomanai): 24–31°C, kelembapan 48–86 persen, angin hingga 17,8 km/jam.
  • Gantarang (Matekko) dan Ujung Bulu (Tanah Kongkong): 25–30°C, kelembapan 56–83 persen, angin hingga 32,1 km/jam dari timur sekitar pukul 14.00 Wita.
  • Ujung Loe (Dannuang): 25–30°C, kelembapan 60–89 persen, angin hingga 18,6 km/jam.
  • Bontotiro (Eka Tiro): 25–30°C, kelembapan 60–82 persen, angin hingga 18,4 km/jam.
  • Herlang (Tanuntung): 25–30°C, kelembapan 54–86 persen, angin hingga 16,6 km/jam.
  • Kajang (Tanah Jaya): 25–29°C, kelembapan 61–86 persen, angin hingga 16,6 km/jam.
  • Bonto Bahari (Tanah Lemo): 25–29°C, kelembapan 65–83 persen, angin hingga 24,7 km/jam.
  • Bulukumpa (Tanete): 21–28°C, kelembapan 51–87 persen, angin hingga 17,9 km/jam.
  • Kindang (Borong Rappoa): 17–25°C, kelembapan 53–93 persen, angin hingga 14,8 km/jam.
Hamparan tanaman jagung hijau dan pepohonan di bawah langit biru berawan tipis, dengan atap gubuk di latar depan
Ladang jagung di Bontotiro, Bulukumba; ilustrasi, bukan foto kondisi 23 September 2026. Foto: Kurniawan Maulana / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

Status Waspada Angin dan Udara Panas

Balai Besar MKG Wilayah IV Makassar memasukkan Bulukumba dalam status waspada angin kencang 20–25 knot atau 37–46 km/jam untuk 23 September 2026. Bulukumba juga berstatus waspada udara terasa panas, dengan suhu yang dirasakan tubuh 35–40 derajat Celsius. Peringatan tiga harian itu diunggah di akun Instagram @bmkgsulsel dan dikutip Tribun-Timur.

Suhu terasa berbeda dari suhu udara terukur karena dipengaruhi kelembapan dan paparan matahari. Pada prakiraan sehari sebelumnya, ANTARA mengutip BBMKG yang mengimbau warga mencukupi kebutuhan cairan saat beraktivitas di luar ruangan.

Tribun-Timur pada 22 September 2026 juga melaporkan informasi yang diterima pemerintah daerah: delapan kecamatan berstatus siaga dampak udara panas hingga 30 September 2026, yakni Kajang, Bulukumpa, Rilau Ale, Gantarang, Ujung Loe, Ujung Bulu, Herlang, dan Bontotiro.

Kemarau dan Krisis Air Belum Usai

Prakiraan tanpa hujan itu datang saat krisis air bersih masih berlangsung. Rubrik.co.id sebelumnya melaporkan krisis air yang meluas ke enam kecamatan, dengan 1.564 jiwa menerima 144.000 liter air bersih hingga 19 September 2026. Di Ujung Loe, 70 kepala keluarga di Dusun Luppung mendapati sumur mereka mengering dan airnya berubah asin.

BMKG memperbarui prakiraan desa beberapa kali sehari, sehingga angka di atas dapat berubah.