Daerah  

Edy Manaf Pimpin ICMI Bulukumba Periode 2026-2031

Redaksi Rubrik
Interior masjid dengan mihrab berukir, kaligrafi emas, dan papan jadwal salat digital menyala
Ilustrasi ruang utama masjid. Foto ini diambil di Masjid Besar Baiturrahman Soreang, Sulawesi Selatan, bukan di Bulukumba. Foto: Oceanmuse / Wikimedia Commons, CC BY 4.0

BULUKUMBA, Rubrik.co.id – Majelis Pengurus Daerah Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah Bulukumba periode 2026–2031 dikukuhkan dengan H.A. Edy Manaf sebagai ketua, Jumat, 25 September 2026. Pada hari yang sama, ICMI Bulukumba menggelar seminar nasional di Gedung Pinisi, kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Bulukumba di Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Edy Manaf adalah Wakil Bupati Bulukumba masa jabatan 2025–2030, mendampingi Bupati Andi Muchtar Ali Yusuf. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bulukumba menetapkan keduanya sebagai bupati dan wakil bupati terpilih lewat Keputusan Nomor 1125 Tahun 2024 tertanggal 4 Desember 2024, dan keduanya dilantik Presiden pada 20 Februari 2025, sebagaimana tercatat pada profil Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba 2025–2030.

Dalam sambutannya, Edy Manaf menyebut ICMI sebagai organisasi cendekiawan yang berperan membangun gagasan sekaligus mencetak calon pemimpin. “ICMI tidak boleh menjadi warna dan diwarnai oleh individu. ICMI bukan untuk jangka pendek, tetapi harus melahirkan program yang muaranya untuk kesejahteraan warga Bulukumba,” katanya, seperti dimuat Beranda News. Ia menyatakan sekitar 90 orang asal Bulukumba telah menyandang gelar profesor.

Jamaah duduk dan bersujud di ruang salat masjid berdinding hijau dengan lantai keramik mengilap
Ilustrasi jamaah di ruang utama masjid. Foto ini diambil di Masjid Nurul Iman, Danau Sipin, Kota Jambi, bukan di Bulukumba. Foto: Firzafp / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

Ketua ICMI Organisasi Wilayah Sulawesi Selatan, Arismunandar, menilai Edy Manaf sebagai tokoh penggerak di Bulukumba. “Sudah dua tahun kami intai H.A. Edy Manaf untuk menjadi Ketua ICMI, karena kami anggap beliau yang pas dan bisa membawa ICMI menjadi lebih baik ke depan,” katanya dalam keterangan yang dimuat media yang sama.

Seminar Nasional Soroti Fungsi Masjid

Seminar nasional di Gedung Pinisi mengangkat dorongan agar masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat peradaban, pelayanan sosial, dan pemberdayaan ekonomi umat. Pembicaranya berasal dari ICMI Organisasi Wilayah Sulawesi Selatan dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bulukumba, menurut Beranda News.

Wakil Ketua ICMI Orwil Sulawesi Selatan, Suryadi Culla, menelusuri sejarah Masjid Nabawi sebagai pusat aktivitas umat setelah hijrah, yang berkembang menjadi ruang ibadah, pendidikan, pemerintahan, dan kehidupan sosial. Wakil Ketua ICMI Orwil lainnya, Heri Tahir, menekankan pergeseran pengelolaan dana sosial keagamaan dari bantuan konsumtif menuju pemberdayaan produktif, antara lain lewat pelatihan kewirausahaan dan pendampingan UMKM berbasis jamaah.

Zakat Berbasis Masjid dan Jaminan Sosial

Forum itu juga mendorong masjid mengambil peran memperluas akses jaminan sosial bagi masyarakat kurang mampu, termasuk BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Badan Amil Zakat Nasional diharapkan mengembangkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah berbasis masjid untuk membantu warga duafa sesuai ketentuan yang berlaku.

Bulukumba memiliki riwayat panjang penyebaran Islam yang tercatat pada makam Dato Tiro di Kecamatan Bontotiro. Struktur pemerintahan daerah yang menjadi mitra organisasi keagamaan di kabupaten itu tercantum pada komposisi DPRD Bulukumba 2024–2029.