Daerah  

Kependudukan Bulukumba: Umur, Rasio, dan Kepadatan

Redaksi Rubrik
Rumah panggung tradisional Bugis-Makassar berdinding papan cokelat kemerahan dengan atap pelana bersusun, berdiri di atas tiang kayu, di belakang pagar kayu bercat putih
Rumah panggung tradisional Bugis-Makassar di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan; berkas Wikimedia tidak menyebut desa atau kecamatan tempat foto ini diambil. Foto: Midori / Wikimedia Commons, CC BY 3.0

BULUKUMBA, Rubrik.co.id – Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, dihuni 463,2 ribu jiwa menurut proyeksi Badan Pusat Statistik untuk 2026, dengan kepadatan 394 jiwa per kilometer persegi, laju pertumbuhan 0,99 persen setahun, dan rasio jenis kelamin 95,6 laki-laki per 100 perempuan. Angka administratif yang dihimpun dari desa dan kelurahan lebih tinggi, yaitu 485.008 jiwa untuk 2025.

Dua angka itu tidak saling membatalkan. Proyeksi BPS berangkat dari hasil sensus dan memperhitungkan kelahiran, kematian, serta perpindahan, lalu dilaporkan untuk kondisi pertengahan tahun. Angka administratif menghitung penduduk yang tercatat di dokumen desa dan kelurahan. Selisih keduanya 21.808 jiwa, atau sekitar 22 ribu, dan masing-masing dipakai untuk keperluan yang berbeda.

Ada rujukan ketiga, dan halaman ini memakainya untuk tabel di bawah. Penjumlahan tabel kelompok umur pada sepuluh publikasi Kecamatan Dalam Angka 2025 menghasilkan 480.672 jiwa untuk kondisi 2024. Jadi tiga angka beredar untuk kabupaten yang sama: 463.200 jiwa proyeksi BPS 2026, 485.008 jiwa administratif 2025, dan 480.672 jiwa hasil penjumlahan sepuluh kecamatan untuk 2024. Ketiganya disebut terbuka di sini supaya tidak terbaca sebagai koreksi satu sama lain.

Gedung dua lantai bercat biru dan hijau muda dengan kanopi beton di pintu masuk, seseorang berseragam berdiri di ambang pintu, dan sebuah minibus terparkir di halaman
Sebuah gedung bertingkat dua di Lembanna, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba; berkas Wikimedia hanya menyebut lokasinya, tanpa menerangkan fungsi bangunannya. Foto: yantoo stic / Wikimedia Commons, CC BY-SA 3.0

Sebaran Penduduk Bulukumba Menurut Kelompok Umur

Tabel berikut disusun Rubrik.co.id dari sepuluh publikasi Kecamatan Dalam Angka 2025 terbitan BPS Kabupaten Bulukumba, yang memuat data kondisi 2024. Setiap baris kecamatan dijumlahkan menjadi angka kabupaten, dan hasil penjumlahannya cocok dengan baris total yang dicetak pada masing-masing buku.

Kelompok umur Laki-laki Perempuan Jumlah Persentase
0–4 14.664 13.841 28.505 5,93
5–9 19.923 18.569 38.492 8,01
10–14 21.915 20.444 42.359 8,81
15–19 18.035 18.285 36.320 7,56
20–24 20.036 20.765 40.801 8,49
25–29 17.793 17.895 35.688 7,42
30–34 16.207 16.573 32.780 6,82
35–39 16.851 17.554 34.405 7,16
40–44 18.019 19.038 37.057 7,71
45–49 17.184 18.311 35.495 7,38
50–54 16.400 17.183 33.583 6,99
55–59 12.578 14.491 27.069 5,63
60–64 8.838 10.684 19.522 4,06
65–69 6.222 7.913 14.135 2,94
70–74 4.693 5.704 10.397 2,16
75+ 5.780 8.284 14.064 2,93
Bulukumba 235.138 245.534 480.672 100,00

Sumber: BPS Kabupaten Bulukumba, publikasi Kecamatan Dalam Angka 2025 untuk Gantarang, Ujung Bulu, Ujung Loe, Bonto Bahari, Bontotiro, Herlang, Kajang, Bulukumpa, Rilau Ale, dan Kindang, Tabel 3.2, data kondisi 2024 yang bersumber dari desa dan kelurahan terkait. Penjumlahan sepuluh kecamatan dan perhitungan persentase dilakukan Rubrik.co.id. Pada publikasi BPS, Kecamatan Herlang tercetak dengan nama Hero Lange-Lange. Angka proyeksi 2026 untuk Bulukumba dan Sulawesi Selatan diambil dari tabel BPS Provinsi Sulawesi Selatan, pemutakhiran 5 Maret 2026, diperiksa 26 September 2026.

Yang Terbaca dari Angka Itu

Kelompok umur terbesar adalah 10–14 tahun dengan 42.359 jiwa, disusul 20–24 tahun sebanyak 40.801 jiwa. Penduduk usia kerja 15–64 tahun berjumlah 332.720 jiwa atau 69,22 persen dari seluruh penduduk. Anak usia 0–14 tahun mencapai 109.356 jiwa, sedangkan penduduk 65 tahun ke atas 38.596 jiwa.

Dari perbandingan itu, rasio ketergantungan Bulukumba berada di angka 44,5. Artinya setiap 100 penduduk usia kerja menanggung sekitar 45 penduduk usia anak dan lanjut usia. Angka tersebut dihitung Rubrik.co.id dari tabel di atas, bukan dikutip dari publikasi BPS.

Perempuan lebih banyak daripada laki-laki, dengan rasio jenis kelamin 95,77 pada data 2024 dan 95,6 pada proyeksi 2026. Selisihnya melebar di kelompok umur tua: pada kelompok 75 tahun ke atas terdapat 5.780 laki-laki berbanding 8.284 perempuan, atau rasio 69,8. Sebaliknya, pada kelompok 0–4 sampai 10–14 tahun laki-laki masih lebih banyak.

Kepadatan, Pertumbuhan, dan Posisi di Sulawesi Selatan

Dengan luas 1.175,53 kilometer persegi yang dibagi menjadi sepuluh kecamatan, 109 desa, dan 27 kelurahan, kepadatan Bulukumba berada di 394 jiwa per kilometer persegi. Angka itu bisa diperiksa sendiri: 463.200 dibagi 1.175,53 menghasilkan 394,0. Rincian luas dan penduduk tiap kecamatan tersedia pada daftar 10 kecamatan di Bulukumba.

Sebarannya jauh dari merata. Kecamatan Ujung Bulu yang menjadi ibu kota kabupaten menampung lebih dari 52 ribu jiwa di lahan tersempit, sementara Kecamatan Gantarang menjadi yang terluas sekaligus berpenduduk terbanyak.

Pembandingnya berada pada satu tabel yang sama. Pada proyeksi 2026 itu, Sulawesi Selatan berpenduduk 9.661,3 ribu jiwa atau 9,66 juta, dengan kepadatan 213 jiwa per kilometer persegi dan laju pertumbuhan 1,09 persen setahun. Bulukumba menyumbang 4,79 persen dari penduduk provinsi — 463,2 dibagi 9.661,3 — tumbuh lebih lambat pada 0,99 persen, dan berpenduduk hampir dua kali lebih padat.

Satu catatan supaya kepadatan provinsi tidak disalahhitung: 213 jiwa per kilometer persegi dihitung BPS memakai luas daratan Sulawesi Selatan menurut Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.1.1-6117 Tahun 2022, bukan angka luas provinsi yang beredar di sumber lain. Membagi 9,66 juta jiwa dengan luas provinsi versi lain akan menghasilkan kepadatan yang berbeda, dan selisihnya bukan berarti salah satu angka keliru.

Layanan dasar yang menyertai jumlah penduduk itu sudah dipetakan terpisah, mulai dari 21 puskesmas di sepuluh kecamatan dan sebaran SMA, SMK, serta MA negeri, sampai enam perguruan tinggi yang masih aktif.