Daerah  

Olimpiade Madrasah Indonesia: Bidang Lomba dan Jenjang

Redaksi Rubrik
Deretan perahu kayu bercat putih, merah, dan biru bersandar di perairan tenang di depan dermaga beton
Perahu kayu bersandar di dermaga di Bulukumba. Foto: Midori / Wikimedia Commons, CC BY 3.0

BULUKUMBA, Rubrik.co.id – Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) adalah kompetisi akademik yang diselenggarakan Kementerian Agama untuk siswa madrasah dan sekolah sederajat, dilombakan secara berjenjang dari tingkat kabupaten atau kota, provinsi, hingga nasional. Pada penyelenggaraan 2026, OMI dibagi menjadi dua jalur terpisah, yaitu Bidang Sains dan Bidang Riset.

Pembagian dua jalur itu membuat cara penilaiannya berbeda. Bidang Sains diuji lewat tes berjenjang, sedangkan Bidang Riset menilai proses dan produk penelitian mulai dari proposal sampai expo.

Halaman ini merangkum bidang yang dilombakan dan jenjang pesertanya.

Sembilan Bidang Lomba pada Jalur Sains

Jalur Sains OMI 2026 melombakan sembilan bidang, yang ditawarkan sesuai jenjang pendidikan peserta.

Kesembilannya adalah Matematika Terintegrasi, IPAS Terintegrasi, IPA Terintegrasi, Biologi Terintegrasi, Fisika Terintegrasi, Kimia Terintegrasi, IPS Terintegrasi, Ekonomi Terintegrasi, dan Geografi Terintegrasi, sebagaimana dirangkum detikcom.

Kata “terintegrasi” pada nama bidang menandai bahwa materi keilmuannya dipadukan dengan perspektif keislaman, ciri yang membedakan OMI dari olimpiade sains umum.

Tidak semua bidang dibuka untuk semua jenjang. IPAS misalnya ditujukan bagi jenjang dasar, sedangkan Fisika, Kimia, Ekonomi, dan Geografi berada di jenjang yang lebih tinggi.

Jenjang dan Kelas yang Boleh Ikut

Jalur Sains terbuka untuk jenjang MI dan SD sederajat, MTs dan SMP sederajat, serta MA dan SMA sederajat.

Jalur Riset lebih sempit, hanya untuk jenjang MTs dan MA.

Batasan kelasnya juga diatur. Peserta jenjang MI atau SD duduk di kelas V atau VI, jenjang MTs atau SMP di kelas VII, VIII, atau IX, dan jenjang MA atau SMA di kelas X, XI, atau XII pada Tahun Pelajaran 2026/2027.

Karena berjenjang, juara di tingkat kabupaten atau kota yang berhak maju ke tingkat provinsi, lalu pemenang provinsi melaju ke tingkat nasional.

Pada jalur Riset, penilaian tidak berhenti pada hasil akhir. Peserta dinilai sejak tahap proposal sampai memamerkan hasil penelitiannya dalam expo.

Karena itu, dua jalur OMI menuntut persiapan yang berbeda: jalur Sains menuntut penguasaan materi dan kecepatan mengerjakan soal, sedangkan jalur Riset menuntut kerja penelitian yang berjalan berbulan-bulan.

OMI 2026 di Bulukumba

Di Bulukumba, seleksi tingkat kabupaten sudah menghasilkan wakil untuk tingkat provinsi. Tiga siswi MA Shohibul Ilmi lolos di bidang Matematika dan Biologi, sebagaimana dimuat dalam laporan persiapan tiga siswi MA Shohibul Ilmi.

Madrasah dan sekolah menengah negeri yang ada di kabupaten ini terdaftar dalam daftar SMA, SMK, dan MA negeri di Bulukumba.

Jadwal pelaksanaan tiap tingkat ditetapkan panitia pusat dan dapat berbeda antarprovinsi. ***