Rubrik.co.id – PSM Makassar gagal meraih kemenangan perdana di BRI Super League 2026/27 setelah ditahan imbang Persita Tangerang 2-2 pada laga pekan ketiga di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, Sabtu, 19 September 2026. Dua kali tertinggal, Juku Eja dua kali pula menyamakan kedudukan lewat gol Ananda Raehan dan Stefan Jevtoski. Hasil itu membuat PSM terhenti di peringkat ke-12 klasemen dengan dua poin dari tiga pertandingan.
Laga berlangsung tanpa penonton sebagai bagian dari sanksi Komisi Disiplin PSSI, sebagaimana diberitakan Rubrik.co.id sebelum pertandingan. Persita membuka keunggulan pada menit ke-17. Tembakan Rayco Rodriguez lebih dulu membentur mistar gawang Hilmansyah, lalu bola muntahnya disambar Aleksa Andrejic.

PSM baru bisa membalas pada menit ke-72 melalui Ananda Raehan. Namun keunggulan Persita kembali hadir hanya dua menit berselang lewat Tyronne del Pino, pemain yang sebelumnya disebut pelatih Carlos Pena belum 100 persen bugar. Stefan Jevtoski akhirnya memastikan satu poin untuk tuan rumah pada menit ke-83.
Kalezic soroti kesalahan individu
Pelatih PSM Darije Kalezic menolak anggapan bahwa skema bertahan timnya yang bermasalah. Ia menyebut sudah menyiapkan formasi tiga bek agar sayap kiri mendapat perlindungan berlapis saat meredam Rayco Rodriguez, tetapi instruksi itu tidak dijalankan dengan disiplin.
“Kamu bahkan bisa menempatkan enam pemain di sisi tersebut, jika tetap terjadi kesalahan individu dan tidak mengikuti kesepakatan atau instruksi, maka akan sulit untuk memenangkan pertandingan,” kata Kalezic dalam konferensi pers seusai laga, seperti dikutip Tribun Timur.
Kepada detikSulsel, Kalezic menambahkan catatan yang sama untuk gol kedua Persita. “Di babak kedua juga, gol kedua juga, pemain melakukan hal di luar kesepakatan kita, dan inilah yang terjadi,” ujarnya.
Jeda kompetisi jadi waktu evaluasi
Di sisi lain, Kalezic memuji daya juang pemainnya yang mampu bangkit dua kali dari ketertinggalan. “Saya tetap senang pemain menunjukkan spirit, semangat juang mereka untuk melakukan comeback dua kali,” katanya, dilansir Fajar.
Kompetisi kini memasuki jeda internasional selama tiga pekan, dan Kalezic menilai waktunya tepat untuk membenahi tim. “Tiga minggu ini datang di waktu yang tepat bagi kami,” tuturnya. Bagi pendukung PSM di Bulukumba dan daerah lain di Sulawesi Selatan, jeda itu sekaligus menunda penantian kemenangan pertama Juku Eja musim ini.
Persita mengoleksi lima poin dari tiga laga dan menempati peringkat keenam. Posisi puncak masih dihuni Madura United, yang naik ke urutan teratas klasemen pada Jumat pekan yang sama.
