Rubrik.co.id – Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Negeri Makassar (UNM) Arifin Manggau menjadi pendaftar pertama bakal calon rektor UNM periode 2027-2031 pada Senin, 21 September 2026, hari pertama penjaringan dibuka. Ia menyerahkan berkas di Sekretariat Panitia Pemilihan Rektor di lantai 14 Gedung Pinisi UNM, Makassar, pukul 11.21 WITA, seperti dilaporkan Harian Fajar dan Palopo Pos.
Berdasarkan agenda panitia yang dikutip Rakyat Sulsel, pendaftaran dibuka hingga 9 Oktober 2026. Setelah verifikasi berkas dan penyampaian visi-misi, penyaringan serta pemilihan putaran pertama oleh Senat UNM dijadwalkan pada November 2026.

Mengaku Termuda di Bursa
Arifin mengatakan sengaja mendaftar pada hari pertama karena merasa paling muda di antara nama-nama yang beredar. “Yang saya lakukan ini supaya eh teman-teman yang lain juga ikut meramaikan karena dari sekian calon yang booming saat ini saya yang termuda, sehingga ya dari yang muda yang memulai,” katanya kepada Harian Fajar.
Ia mengusung tagline “Sama-Samaki”, yang menurutnya menggambarkan keinginan agar seluruh sivitas akademika terlibat tanpa sekat antarfakultas. “Sebagai alumni dan dengan pengalaman di bidang kemahasiswaan, saya terpanggil untuk membangun dan membesarkan UNM Makassar,” ujarnya kepada Rakyat Sulsel.
Menurut profil yang dimuat Tribun-Timur, Arifin lahir di Ujungpandang pada 2 April 1974, menjadi dosen Fakultas Seni dan Desain UNM sejak 2006, dan meraih gelar doktor dari Universitas Negeri Semarang. Ia juga menjabat Ketua Dewan Kesenian Sulawesi Selatan.
Nama Lain yang Beredar
Wakil Rektor I Bidang Akademik UNM Andi Aslinda menyatakan siap mendaftar. “Harapan saya, keikutsertaan ini jangan ada konflik. Ini kan rumah kita bersama,” katanya, dikutip Rakyat Sulsel. Tribun-Timur juga memetakan Guru Besar Fisika FMIPA UNM Eko Hadi dan Dekan FMIPA UNM Suwardi sebagai figur bursa.
Ketua Panitia Pilrek UNM Andi Muhammad Idkhan, yang tengah menjalankan ibadah umrah, menyatakan tetap memantau pendaftaran dari Madinah dan menyerahkan koordinasi lapangan kepada Sukri Nyompa, menurut Harian Fajar.
Tata kelola perguruan tinggi juga dibahas di Makassar pekan lalu. Pada Kamis, 17 September 2026, forum wakil rektor bidang akademik PTN se-Indonesia membahas mitigasi kecurangan seleksi dan penggunaan AI di Universitas Hasanuddin. Mahasiswa asal Bulukumba juga berkiprah di organisasi kampus UNM, salah satunya Divla Awalia yang terpilih sebagai formatur ketua umum HMPS PAP FIS-H UNM periode 2025-2026.
