Daerah  

Revitalisasi Masjid Al-Markaz Makassar Rp26,7 Miliar Dimulai

Redaksi Rubrik
Tampak depan Masjid Al-Markaz Al-Islami Makassar yang berdinding abu-abu dengan ornamen segitiga hijau toska, dua menara di kiri dan kanan, atap limas cokelat di tengah, serta undakan lebar berlis merah di halaman depan di bawah langit biru berawan
Masjid Al-Markaz Al-Islami, Makassar (foto lama, sebelum revitalisasi). Foto: Si Gam / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

Rubrik.co.id – Revitalisasi Masjid Al-Markaz Al-Islami di Makassar, Sulawesi Selatan, senilai Rp26,69 miliar dari APBN 2026-2027 mulai dikerjakan dengan progres awal 0,84 persen setelah berjalan sekitar dua pekan, menurut pelaksana proyek yang dikutip ANTARA pada Senin, 21 September 2026. Anggota Komisi V DPR RI Hamka B. Kady meninjau proyek itu dan meminta mutu pekerjaan dijaga.

Proyek dilaksanakan Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Prasarana Strategis. Nilai kontraknya Rp26.699.990.000 termasuk pajak pertambahan nilai, dengan masa pelaksanaan 270 hari kalender oleh PT Delima Utama selaku pemenang tender. Angka dan jangka waktu itu sama dalam laporan ANTARA dan Tribun-Timur, yang memberitakan kunjungan Hamka pada Minggu, 20 September 2026.

Fasad samping Masjid Al-Markaz Al-Islami dengan tiga gevel runcing berlapis ornamen kisi hijau toska, papan nama berhuruf merah di dinding, tangga lebar menuju pintu masuk, dan taman kecil berpot di depannya
Fasad Masjid Al-Markaz Al-Islami yang termasuk bagian revitalisasi (foto lama, Oktober 2025). Foto: Rulwarih / Wikimedia Commons, CC BY 4.0

Atap, Fasad, hingga Proteksi Kebakaran

Menurut ANTARA, pekerjaan mencakup atap dan plafon, fasad dan penyelesaian akhir, sistem peringatan dan proteksi kebakaran, sarana evakuasi, serta peremajaan sistem mekanikal, elektrikal, dan perpipaan. Daya listrik PLN masjid juga dinaikkan dari 150 kVA menjadi 400 kVA. Saat ini pekerjaan difokuskan pada pemasangan material atap.

Tribun-Timur menambahkan, kontraktor memaparkan bahwa atap masjid akan memakai material impor dan pekerjaan mengacu pada spesifikasi teknis serta standar keselamatan bangunan.

ANTARA juga mencatat, berdasarkan Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP), pagu paket revitalisasi ini Rp33,8 miliar. Dengan demikian, nilai kontrak berada sekitar Rp7,1 miliar di bawah pagu.

Hamka Minta Pengawasan Ketat

Hamka, politikus Partai Golkar asal Sulsel, meminta setiap tahap pekerjaan diawasi agar material dan hasilnya sesuai perencanaan. “Kerjakan dengan baik, jaga kualitasnya. Jangan lupa kualitasnya. Saya sudah ingatkan kualitas yang paling utama,” katanya kepada ANTARA.

Kepada Tribun-Timur, ia menyebut masjid tersebut sebagai salah satu pusat kegiatan keagamaan dan ikon umat Islam di Sulawesi Selatan. “Revitalisasi ini harus dilaksanakan sebaik-baiknya agar hasilnya berkualitas, aman, nyaman, dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” ujarnya.

Pengurus Masjid Al-Markaz Al-Islami, Arman Arfah, mengatakan bangunan masjid telah berusia sekitar 30 tahun sehingga membutuhkan perbaikan. Selain untuk ibadah, masjid ini dipakai untuk kegiatan pendidikan dan sosial kemasyarakatan di Makassar.

Kunjungan ini menyusul peninjauan Komisi V DPR RI ke SPAM Regional Mamminasata di Gowa, ketika Hamka mendesak agar instalasi air minum itu segera mengalirkan air ke rumah warga. Di koridor Makassar-Gowa, Pemprov Sulsel juga menyatakan pengecoran Jalan Aroepala telah rampung dan ruas itu dibuka bertahap.