BULUKUMBA, Rubrik.co.id – Koperasi Desa Merah Putih Desa Bontominasa, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, menerima satu unit mobil operasional niaga dari pemerintah pusat pada Selasa, 22 September 2026. Serah terima dilakukan secara simbolis di halaman kantor koperasi, ditandai penyerahan berkas dokumen dan kunci kendaraan.
Penyerahan itu disaksikan Sekretaris Desa Bontominasa Rahmat Wahidin, pengurus koperasi, dan Babinsa setempat, seperti dilaporkan Radar Selatan. Menurut pemerintah desa, kendaraan itu akan dipakai untuk logistik dan distribusi komoditas usaha koperasi.
“Bantuan ini bertujuan untuk memperkuat mobilitas logistik dan usaha koperasi desa, sehingga dapat memberikan dampak nyata dalam menggerakkan perekonomian masyarakat Desa Bontominasa,” kata Rahmat.
Laporan itu tidak menyebut jenis dan merek kendaraan, nilai bantuan, maupun instansi pusat yang menyalurkannya.
Satu Pikap dan Satu Truk per Koperasi
Pemerintah pusat merencanakan setiap Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih mendapat dua kendaraan, yakni satu pikap dan satu truk. Hal itu disampaikan Menteri Koperasi Ferry Juliantono pada 30 Maret 2026, seperti dimuat portal pemerintah InfoPublik.
Menurut Ferry saat itu, kebutuhan kendaraan untuk 80 ribu koperasi mencapai 160 ribu unit. Sebanyak 105 ribu unit di antaranya diimpor dari India secara bertahap, mengikuti kesiapan bangunan, gudang, dan perlengkapan tiap koperasi. Hingga akhir Maret 2026, sebanyak 3.135 koperasi di seluruh Indonesia sudah menerima kendaraan, atau sekitar 6.000 unit. Belum ada data resmi yang dipublikasikan tentang berapa koperasi di Bulukumba yang sudah menerima kendaraan.

136 Koperasi di Bulukumba, Target Beroperasi Akhir September
Pembentukan koperasi Merah Putih di Bulukumba rampung di 136 desa dan seluruhnya sudah berbadan hukum, menurut keterangan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan pada Juli 2025. Program ini diluncurkan serentak untuk 80 ribu koperasi pada Juli 2025.
Dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR pada Kamis, 17 September 2026, Ferry menyebut 17.288 koperasi yang bangunannya sudah berdiri diusulkan untuk verifikasi, dan 7.028 di antaranya sedang diverifikasi, seperti dilaporkan Bisnis.com. Koperasi yang lolos akan diserahterimakan ke desa dan ditempati manajer, dengan target mulai beroperasi akhir September atau awal Oktober 2026.
Ferry juga menyebut 28.626 calon manajer telah lulus seleksi. Mereka akan dikontrak PT Agrinas Pangan Nusantara selama dua tahun.
Peran koperasi desa dalam ekonomi kampung sebelumnya juga disorot Ketua KNPI Bontotiro. Pemerintah pusat pun pernah menegaskan kewajiban koperasi memberi imbal jasa kepada pemerintah desa.
