Rubrik.co.id – Persebaya Surabaya gagal memanfaatkan keunggulan di menit akhir dan hanya bermain imbang 1-1 melawan Garudayaksa FC pada laga pekan ketiga BRI Super League 2026/27 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu, 19 September 2026. Gol sundulan Alex Martins pada menit ke-85 dibalas Al Hamra Hehanussa empat menit berselang. Bajul Ijo tertahan di peringkat ketujuh dengan lima poin.
Hasil itu meleset dari harapan tuan rumah. Sebelum laga, pelatih Bernardo Tavares mengajak Bonek memenuhi tribune Gelora Bung Tomo. Persebaya pun mendominasi jalannya pertandingan dengan mencatat 19 percobaan tembakan, menurut catatan JawaPos.com.

Babak pertama berakhir tanpa gol. Persebaya sempat menjebol gawang Garudayaksa lewat Miguel Pereira pada awal babak kedua, tetapi gol itu dianulir wasit. Kebuntuan baru pecah pada menit ke-85 ketika umpan silang Jefferson Silva disambut sundulan Alex Martins. Empat menit kemudian, Al Hamra Hehanussa menyambar umpan Christian Frydek dan menyamakan kedudukan.
Tavares: kami kebobolan dari bola mati
Bernardo Tavares menilai gol penyama itu lahir dari kelengahan mengantisipasi skema bola mati. “Kami kebobolan melalui skema bola mati, pada tendangan sudut pendek garis pertahanan tidak naik, tetap sejajar, padahal kami perlu menyerang pemain yang membawa bola dengan lebih agresif,” katanya dalam konferensi pers seusai laga, dikutip ANTARA.
Pelatih asal Portugal itu tidak menyembunyikan kekecewaannya. “Menurut saya hari ini kami menciptakan cukup peluang untuk meraih tiga poin, tetapi sayangnya gagal,” ujarnya. “Saya sangat frustrasi karena kami tidak bisa mengumpulkan tiga poin seperti yang kami inginkan, tetapi inilah sepak bola.”
Tavares juga menyinggung keterbatasan pilihan pemain. Sejumlah penggawa Persebaya tidak bisa tampil, sehingga rotasi menjadi terbatas. “Mereka bukan mesin, mereka tidak bisa bermain penuh 90 menit,” katanya.
Satu poin yang berarti bagi tim promosi
Kapten Persebaya Toni Firmansyah menyampaikan permohonan maaf kepada pendukung. “Ini hasil yang tidak kita inginkan pada sore hari ini, tetapi kami akan kerja keras dan memperbaiki di pertandingan selanjutnya,” ucapnya.
Bagi Garudayaksa, satu angka di kandang Persebaya termasuk hasil berharga. Tim itu sebelumnya dilanda persoalan kepercayaan diri, seperti diakui pelatih Milos Joksic sebelum pekan ketiga bergulir. Mereka kini mengoleksi dua poin di peringkat ke-13.
Persebaya akan melanjutkan kompetisi seusai jeda internasional dengan melawat ke markas Isenmulang Kalteng FC di Palangka Raya pada Jumat, 9 Oktober 2026. Garudayaksa bertandang ke Persita Tangerang sehari setelahnya.
