Daerah  

Bawaslu Bulukumba Koordinasi dengan Polres dan Lapas

Redaksi Rubrik
Deretan kotak suara karton putih bertuliskan KPU dengan label warna DPR RI dan DPRD Provinsi di atas meja kayu, bersandar pada dinding hijau
Ilustrasi kotak suara KPU pada Pemilu 2019, bukan kegiatan Bawaslu Bulukumba. Foto: Davidelit / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

Rubrik.co.id – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, menggelar koordinasi dengan Polres Bulukumba dan Lapas Kelas IIA Bulukumba pada Senin, 21 September 2026. Pertemuan di Polres menyoroti ancaman hoaks dan penyalahgunaan kecerdasan buatan menjelang agenda kepemiluan, sedangkan pertemuan di Lapas membahas data pemilih warga binaan.

Ketua Bawaslu Bulukumba Bakri Abubakar bersama jajaran diterima Kapolres Bulukumba AKBP Stephanus Luckyto Andri Wicaksono di ruang kerjanya, seperti dilaporkan Radar Selatan dan Simpul Indonesia. Kapolres didampingi Kepala Satuan Intelkam AKP Baharuddin.

“Kita perlu mengantisipasi perkembangan teknologi, termasuk penyebaran hoaks dan penyalahgunaan AI. Karena itu, koordinasi dan komunikasi antarlembaga perlu terus diperkuat,” ujar Stephanus.

Ia menyatakan Polres Bulukumba siap bekerja sama dan membuka diri terhadap kritik. “Kami siap bekerja sama dalam hal-hal yang positif. Kritik dan saran yang konstruktif tentu sangat kami harapkan,” katanya.

Bakri memaparkan fokus Bawaslu, yakni pengawasan data pemilih berkelanjutan, konsolidasi demokrasi, dan pengawasan partisipatif. “Koordinasi seperti ini penting untuk membangun kesamaan pemahaman dan memperkuat sinergi antarlembaga,” kata Bakri. Menurut Radar Selatan, kedua lembaga sepakat memperkuat koordinasi secara berkelanjutan untuk mengantisipasi potensi kerawanan dan menjaga situasi tetap kondusif.

Kantor Bawaslu kabupaten berdinding oranye dan beratap genteng, dengan papan nama di halaman dan pagar besi oranye, dinaungi pepohonan di tepi jalan
Ilustrasi kantor Bawaslu kabupaten, dipotret di Kebumen, Jawa Tengah, bukan kantor Bawaslu Bulukumba. Foto: DARMAS SB / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

Data Pemilih Warga Binaan Lapas

Pada hari yang sama, anggota Bawaslu Bulukumba Awaluddin mendatangi Lapas Kelas IIA Bulukumba. Menurut Berita.News, ia diterima Kepala Lapas H. Mansur dan jajaran Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik. Koordinasi itu merujuk pada surat Bawaslu Bulukumba tertanggal 18 September 2026 dan menyangkut pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB) bagi warga binaan yang memiliki hak pilih.

“Data yang akurat dan mutakhir diperlukan agar proses pengawasan dapat berjalan dengan baik,” ujar Awaluddin. Mansur menyatakan Lapas siap menyediakan data sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku.

Lapas yang sama pekan lalu menggelar razia blok hunian pada 16 September 2026, disusul tes urine terhadap 30 narapidana, tahanan, dan pegawai yang seluruhnya negatif narkoba.

Pojok Pengawasan di Tempat Olahraga

Sebelumnya, pada Kamis, 17 September 2026, Bawaslu Bulukumba membuka Pojok Pengawasan di sarana olahraga You Are Sport, Desa Polewali, Kecamatan Gantarang. Dilansir Radar Selatan, warga dapat memindai kode QR untuk menyampaikan aspirasi dan mengecek data pemilih.

Laporan-laporan itu tidak merinci agenda kepemiluan mana yang dimaksud. Koordinasi dengan kepolisian menambah rangkaian kegiatan keamanan Polres Bulukumba sepanjang September 2026, termasuk patroli malam di Bintarore dan Kalumeme pada akhir pekan lalu.