MAKASSAR, Rubrik.co.id – Ekonomi Kota Makassar tumbuh 7,04 persen secara tahunan pada triwulan II 2026, naik dari 6,61 persen pada triwulan I. Angka itu bersumber dari Badan Pusat Statistik Sulawesi Selatan dan disampaikan dalam pandangan Fraksi PKS DPRD Kota Makassar pada rapat paripurna, Jumat, 25 September 2026.
Secara kumulatif, pertumbuhan ekonomi Makassar sepanjang semester I 2026 mencapai 6,84 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Angka BPS dan Target RPJMD
| Indikator | Nilai |
|---|---|
| Pertumbuhan triwulan I 2026 (yoy) | 6,61 persen |
| Pertumbuhan triwulan II 2026 (yoy) | 7,04 persen |
| Kumulatif semester I 2026 | 6,84 persen |
| Target RPJMD 2026 | 6,43 persen |
| Kontribusi terhadap PDRB Pulau Sulawesi | 15,25 persen |
Capaian 7,04 persen melampaui target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah 2026 yang dipatok 6,43 persen. Dengan kontribusi 15,25 persen terhadap produk domestik regional bruto Pulau Sulawesi, Makassar tetap menjadi penyumbang terbesar perekonomian di pulau ini.
Ketiga angka pertumbuhan itu mengukur hal yang berbeda dan tidak bisa saling menggantikan. Angka 6,61 persen dan 7,04 persen adalah perbandingan tahunan, yaitu tiap triwulan dibandingkan dengan triwulan yang sama setahun sebelumnya. Sementara 6,84 persen adalah gabungan dua triwulan pertama terhadap semester yang sama tahun lalu, sehingga posisinya berada di antara keduanya.
Karena dihitung per triwulan, angka pertumbuhan Makassar untuk triwulan III 2026 baru akan tersedia pada rilis BPS berikutnya. Capaian semester I belum tentu bertahan sampai akhir tahun.
Catatan DPRD Kota Makassar
Pandangan fraksi di DPRD Kota Makassar mengapresiasi capaian tersebut sekaligus menyoroti agar pertumbuhan berdampak langsung pada warga. Sorotan itu disampaikan dalam rangkaian pembahasan APBD Perubahan Kota Makassar, sebagaimana dilansir klikkiri.co.
Data pertumbuhan triwulanan BPS Sulawesi Selatan yang dirujuk dalam pandangan itu dimutakhirkan pada 15 September 2026.
Pembanding di Bulukumba
Struktur ekonomi Makassar berbeda jauh dari kabupaten di wilayah selatan Sulawesi Selatan. Makassar bertumpu pada perdagangan, jasa, industri pengolahan, dan konstruksi, sedangkan Bulukumba masih bersandar pada pertanian.
Perbandingan produk domestik regional bruto per kapita dan laju pertumbuhan ekonomi Bulukumba dapat dibaca pada rincian PDRB per kapita Bulukumba. Gambaran kemiskinan dan indeks pembangunan manusia kabupaten ini tersedia pada catatan kemiskinan Bulukumba.
Perubahan APBD di tingkat provinsi telah disepakati lebih dulu dengan belanja daerah Rp10,556 triliun, seperti dilaporkan dalam kesepakatan Perubahan APBD Sulsel 2026.
