Daerah  

Terseret Ombak 200 Meter, Warga Bonto Bahari Selamat

Redaksi Rubrik
Matahari terbenam di Tanjung Bira dengan puluhan perahu bersandar di perairan dangkal dan beberapa orang berjalan di hamparan pasir basah
Perairan Tanjung Bira, Kecamatan Bonto Bahari, Bulukumba; ilustrasi, bukan lokasi maupun waktu kejadian 23 September 2026. Foto: Muhammad Imam Adly / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

BULUKUMBA, Rubrik.co.id – Seorang perempuan berusia 50 tahun diselamatkan polisi setelah terseret ombak hingga sekitar 200 meter dari bibir pantai di perairan Kecamatan Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, pada Rabu, 23 September 2026. Warga yang melihat tubuhnya terombang-ambing di permukaan laut dari kejauhan semula mengira menemukan jenazah yang terapung.

Bhabinkamtibmas setempat, Aiptu Suleman, mengatakan laporan warga itu langsung ditindaklanjuti dengan pengecekan ke lokasi. “Setelah dicek, ternyata masih hidup. Korban kemudian langsung dievakuasi ke tepi menggunakan speedboat,” ujarnya, seperti dimuat Radar Selatan.

Terseret 200 Meter dari Bibir Pantai

Wakil Kepala Polsek Bonto Bahari Ipda Muhammad Jusri menjelaskan korban sebelumnya beraktivitas di pinggir pantai. Kondisi ombak yang cukup besar membuatnya terseret sampai sekitar 200 meter ke arah laut.

Setibanya di tepi pantai, korban dibawa ke Puskesmas Bonto Bahari menggunakan mobil dinas kepolisian. Jusri menyebut kondisinya berangsur pulih setelah mendapat perawatan. “Alhamdulillah sudah sadarkan diri dan sudah bisa diajak bicara,” kata Jusri, dikonfirmasi Radar Selatan beberapa jam setelah kejadian.

Korban merupakan warga Kelurahan Tanah Lemo, Kecamatan Bonto Bahari, yang juga ibu kota kecamatan tersebut. Penyebab korban sampai berada jauh dari bibir pantai belum diketahui.

Perairan dangkal berwarna hijau toska di Tanjung Bira dengan beberapa orang berenang, tebing karang dan bangunan berdermaga kayu di sisi kanan
Perairan pantai di Kecamatan Bonto Bahari, Bulukumba; ilustrasi kawasan pesisir kecamatan itu, bukan lokasi kejadian. Foto: Midori / Wikimedia Commons, CC BY 3.0

Angin Kencang Diprakirakan Berlanjut

Prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk Kelurahan Tanah Lemo menunjukkan angin di wilayah itu masih kencang pada Kamis, 24 September 2026. Data API publik prakiraan cuaca BMKG, dengan waktu analisis Rabu, 23 September 2026, memprakirakan kecepatan angin 17 hingga 25 kilometer per jam sepanjang hari, berembus dari timur laut pada pagi hari lalu berputar ke timur mulai siang.

Suhu udara diprakirakan berkisar 26 sampai 29 derajat Celsius dengan cuaca cerah pada pagi hari dan berawan mulai siang. Prakiraan itu berlaku untuk wilayah darat; BMKG menerbitkan peringatan gelombang laut melalui kanal maritim terpisah.

Bonto Bahari merupakan kecamatan pesisir seluas 115,51 kilometer persegi dengan 31.843 penduduk pada 2025, menurut Badan Pusat Statistik dalam Kabupaten Bulukumba Dalam Angka 2026. Kecamatan ini menaungi kawasan wisata bahari paling ramai di kabupaten, termasuk Pantai Tanjung Bira dengan tarif retribusi yang diatur peraturan daerah, serta sentra pembuatan perahu pinisi di Tana Beru yang diakui UNESCO sejak 2017.

Perairan Bonto Bahari juga menjadi pintu penyeberangan ke Kepulauan Selayar. Rubrik.co.id sebelumnya melaporkan pergantian kapal pada lintasan Bira-Pamatata yang berangkat dari pelabuhan di kecamatan yang sama.