BULUKUMBA, Rubrik.co.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah IV Makassar memasukkan Kabupaten Bulukumba ke kategori Waspada dalam peringatan dini udara panas untuk periode 4 sampai 6 Oktober 2026. Kategori itu menandakan udara terasa panas pada ambang 35 sampai 40 derajat Celsius.
Peringatan berlaku tiga hari berturut-turut, termasuk Senin, 5 Oktober 2026.
Tiga Hari Berturut-turut di Kategori Waspada
Pada Minggu, 4 Oktober 2026, Bulukumba tercatat sebagai salah satu wilayah berkategori Waspada bersama sejumlah kabupaten dan kota lain di Sulawesi Selatan.
Peringatan serupa berlaku pada Senin, 5 Oktober 2026, dan diperkirakan berlanjut pada Selasa, 6 Oktober 2026, sebagaimana dilaporkan Radar Selatan.
BMKG menjelaskan angka dalam peringatan dini itu menunjukkan nilai akumulasi harian paling tinggi dalam satu kabupaten atau kota, bukan suhu rata-rata sepanjang hari.
Sepanjang periode 4 sampai 6 Oktober, tidak ada wilayah yang masuk kategori Awas, yakni udara terasa panas di atas 45 derajat Celsius.
Bersamaan dengan Kemarau dan Krisis Air
Peringatan ini jatuh di tengah kemarau yang sudah lebih dulu menekan pasokan air di kabupaten tersebut. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Bulukumba menyatakan krisis air bersih menjangkau tujuh kecamatan, dengan kemarau diprediksi berlangsung sampai akhir November atau awal Desember 2026.
Pada periode yang sama, kualitas udara di Sulawesi Selatan juga memburuk akibat kiriman asap kebakaran hutan dan lahan dari Kalimantan.
Lahan kering juga mudah terbakar. Kebakaran lahan tercatat di Bonto Lojong, Kecamatan Uluere, Bantaeng, sejak 1 Oktober 2026.
Panas Bukan Penyebab Langsung Influenza
Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan mengingatkan agar cuaca panas tidak langsung dikaitkan dengan lonjakan penyakit. Penjelasannya dimuat terpisah dalam laporan Dinkes Sulsel soal penyebab influenza.
Membaca Kategori Peringatannya
BMKG memakai kategori bertingkat dalam peringatan dini udara panas. Kategori Waspada menandakan udara terasa panas pada ambang 35 sampai 40 derajat Celsius, sedangkan kategori Awas dipakai untuk kondisi di atas 45 derajat Celsius.
Karena angkanya merupakan akumulasi harian tertinggi dalam satu kabupaten, suhu yang dirasakan warga di tiap kecamatan bisa berbeda-beda dalam satu hari yang sama.
Bulukumba tidak sendirian dalam daftar itu. Sejumlah kabupaten dan kota lain di Sulawesi Selatan juga masuk kategori Waspada pada periode yang sama.
Kemarau yang menyertainya diperkirakan masih panjang. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Bulukumba menyebut musim kering berlangsung sampai akhir November atau awal Desember 2026, sehingga peringatan serupa berpotensi berulang pada pekan-pekan berikutnya.
BMKG belum mengeluarkan peringatan lanjutan untuk periode setelah 6 Oktober 2026 hingga berita ini diterbitkan. ***
Rangkuman berita Bulukumba sepekan terakhir, lengkap dengan tanggal dan tautannya, ada di Rangkuman Berita Bulukumba Pekan Ini.
