MAKASSAR, Rubrik.co.id – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin atau Appi mengundurkan diri dari Partai Golkar pada Senin, 5 Oktober 2026. Ia menyerahkan langsung surat pengunduran dirinya kepada Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan Ilham Arief Sirajuddin di Jalan Batu Putih, Makassar.
Appi sebelumnya menjabat Ketua DPD II Golkar Makassar.
Dua Hari Setelah Ditemui Demokrat
Pengunduran diri itu berjarak dua hari dari pertemuannya dengan Ketua Dewan Pakar DPP Partai Demokrat, Andi Alfian Mallarangeng, pada Sabtu, 3 Oktober 2026.
Dalam pertemuan tersebut, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu secara terbuka mengajak Appi bergabung dengan Partai Demokrat, sebagaimana dilaporkan Rakyat Sulsel.
Hingga berita itu diterbitkan, Appi belum menyatakan akan bergabung dengan partai mana pun setelah keluar dari Golkar.
Tanggapan Pengurus Golkar
Sekretaris DPD I Partai Golkar Sulsel, Rahman Pina, menyatakan tidak mempermasalahkan keputusan tersebut. Menurutnya, dinamika keluar dan masuknya kader merupakan hal biasa dalam politik.
Mundurnya Appi juga telah dibenarkan sejumlah pengurus DPD I Golkar Sulsel.
Partai kini mencari pengganti untuk posisi yang ditinggalkannya di tingkat kota.
IAS Baru Saja Keliling Daerah
Ilham Arief Sirajuddin, yang menerima surat pengunduran diri itu, baru terpilih sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan dan sedang menjalankan konsolidasi ke daerah.
Rubrik.co.id memberitakan penutupan roadshow Golkar Sulsel di Kepulauan Selayar pada 2 dan 3 Oktober 2026, lalu singgahnya IAS di Masjid Agung Bulukumba pada Minggu, 4 Oktober 2026, dalam perjalanan pulang dari Selayar.
Appi dan Agenda Kota Makassar
Sebagai wali kota, Appi tetap menjalankan agenda pemerintahan kota. Sehari sebelum mengundurkan diri, ia melepas kontingen Kota Makassar menuju Porprov Sulsel XVIII dengan target mempertahankan gelar juara umum.
Kebijakan fiskal kotanya juga baru diumumkan pekan ini, yakni Pajak Bumi dan Bangunan yang tidak naik pada 2026 dan 2027.
Pengunduran diri dari partai tidak memengaruhi jabatannya sebagai kepala daerah, yang masa tugasnya ditetapkan lewat mekanisme berbeda.
Setelah pengunduran diri itu, Partai Golkar Sulawesi Selatan mulai mencari pengganti untuk posisi Ketua DPD II Golkar Makassar yang ditinggalkan Appi.
Pertemuan dengan Andi Alfian Mallarangeng berlangsung ketika Appi masih menjabat ketua partai di tingkat kota, dan ajakan bergabung ke Demokrat disampaikan secara terbuka saat itu.
Ilham Arief Sirajuddin yang menerima surat itu baru memimpin Golkar Sulawesi Selatan dan sedang menjalankan rangkaian konsolidasi ke daerah, termasuk ke Kepulauan Selayar dan Bulukumba pada akhir pekan sebelumnya.
Pengunduran diri seorang ketua partai tingkat kota di tengah konsolidasi provinsi menempatkan dua agenda itu berjalan bersamaan, yakni penataan pengurus dan pencarian pengganti.
Sikap resmi Appi mengenai partai berikutnya belum disampaikan hingga berita ini diterbitkan. ***
