Daerah  

Profil Kecamatan Kajang: 17 Desa, 2 Kelurahan, Ammatoa

Redaksi Rubrik
Bangunan Puskesmas Lembanna bercat hijau muda dengan papan nama di dinding depan, dua bendera merah putih di halaman, dan mobil ambulans terparkir di sisi kiri
Puskesmas Lembanna di Desa Lembanna, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba, dipotret Desember 2014. Foto: yantoo stic / Wikimedia Commons, CC BY-SA 3.0

BULUKUMBA, Rubrik.co.id – Kecamatan Kajang berada di ujung utara Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, berbatasan langsung dengan Kabupaten Sinjai. Per September 2026, wilayahnya terdiri atas 17 desa dan 2 kelurahan seluas 130,79 kilometer persegi, dengan 54.731 penduduk menurut data 2025 Badan Pusat Statistik. Kawasan adat Ammatoa berada di Desa Tanah Towa.

Publikasi Kecamatan Kajang Dalam Angka 2025 menyebut batas wilayahnya: Kabupaten Sinjai di utara, Teluk Bone di timur, Kecamatan Herlang di selatan, dan Kecamatan Bulukumpa di barat. Luasnya sekitar 11,1 persen dari wilayah Kabupaten Bulukumba.

Gedung dua lantai bercat biru dan hijau dengan kanopi di pintu masuk, deretan kursi tunggu di teras, dan mobil bertanda Pemerintah Desa Lembanna terparkir di sisi kanan
Gedung layanan publik di Desa Lembanna, Kecamatan Kajang, dengan kendaraan bertanda Pemerintah Desa Lembanna di sisi kanan; warna foto aslinya memang menyimpang ke hijau kebiruan. Foto: yantoo stic / Wikimedia Commons, CC BY-SA 3.0

Apa Saja Desa di Kecamatan Kajang?

Kajang terbagi atas 19 desa dan kelurahan. Tabel berikut memuat status, luas, jumlah penduduk, dan jarak tiap desa ke pusat pemerintahan kabupaten.

Desa/Kelurahan Status Luas (km²) Penduduk 2024 (jiwa) Jarak ke pusat kabupaten (km)
Bonto Biraeng Desa 7,55 2.779 27
Bontorannu Desa 7,00 2.554 35
Lembang Desa 8,84 2.712 35
Lembanglohe Desa 6,96 2.431 39
Tanah Jaya Kelurahan 8,12 6.842 40
Laikang Kelurahan 7,62 2.447 45
Pantama Desa 4,78 2.059 42
Possi Tanah Desa 4,66 1.531 43
Lembanna Desa 8,62 3.229 36
Tambangan Desa 6,40 4.015 45
Sangkala Desa 7,42 2.929 47
Bonto Baji Desa 8,50 4.677 38
Pattiroang Desa 5,92 2.260 47
Sapanang Desa 8,80 1.995 48
Batunilamung Desa 6,35 2.376 45
Tanah Towa Desa 7,86 3.623 50
Malleleng Desa 5,79 2.052 42
Mattoanging Desa 4,40 1.727 43
Lolisang Desa 4,81 1.966 45
Kajang – 130,40 54.204 –

Sumber: BPS Kabupaten Bulukumba, Kecamatan Kajang Dalam Angka 2025 (rilis 26 September 2025), Tabel 1.1, 1.2, dan 3.1, data 2024. Status desa dan kelurahan mengikuti kode wilayah pada basis data bridging BPS-Kemendagri, yang menandai Tanah Jaya dan Laikang sebagai kelurahan.

Tiga catatan menyertai angka itu. Luas total 130,40 kilometer persegi berasal dari buku kecamatan untuk data 2024, sedangkan Kabupaten Bulukumba Dalam Angka 2026 menulis 130,79 kilometer persegi untuk data 2025. Ibu kota kecamatan ditulis BPS di Kassi, nama yang tidak muncul sebagai desa maupun kelurahan dalam daftar kode wilayah BPS dan Kementerian Dalam Negeri. Ejaan desa adat juga berbeda antarsumber: kode wilayah menulis Tanah Towa, sejumlah dokumen lain menulis Tana Toa.

Penduduk, Jarak, dan Kawasan Adat Ammatoa

Kajang adalah kecamatan dengan pertumbuhan penduduk tercepat di Kabupaten Bulukumba, 2,62 persen per tahun sepanjang 2020–2025, di atas rata-rata kabupaten yang 2,00 persen. Kelurahan Tanah Jaya berpenduduk terbanyak dengan 6.842 jiwa pada 2024, sementara Possi Tanah paling sedikit dengan 1.531 jiwa.

Jarak menjadi ciri kecamatan ini. Kantor Desa Tanah Towa berjarak 50 kilometer dari pusat pemerintahan kabupaten, angka terjauh di antara 19 desa dan kelurahan Kajang menurut pendataan BPS 2024. Desa yang sama menaungi kawasan adat Ammatoa. Seluruh desa di kecamatan ini berjarak lebih dari 25 kilometer dari kota Bulukumba.

Pendataan Potensi Desa 2024 mencatat sekolah dasar di 19 desa dan kelurahan, sekolah menengah pertama di sembilan desa, dan sekolah menengah atas di tiga desa. Fasilitas kesehatannya berupa puskesmas rawat inap di tiga desa dan poliklinik di satu desa; tidak ada rumah sakit. Pasar berbangunan permanen tercatat di satu desa dan semipermanen di tiga desa.

Liputan Rubrik dari Kecamatan Kajang

Kawasan adat di Desa Tanah Towa dibahas terpisah dalam penjelas Apa Itu Ammatoa Kajang. Peristiwa terbaru di desa yang sama adalah pelatihan Pamsimas 2026.

Persoalan lahan yang berlangsung lama di kecamatan ini dirangkum dalam kronologi sengketa lahan Kajang dan Lonsum. Dialek Konjo yang dipakai warga Kajang dibahas di bahasa Konjo Bulukumba, sedangkan perbandingan dengan sembilan kecamatan lain ada di daftar 10 kecamatan di Bulukumba.