BULUKUMBA, Rubrik.co.id – Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila tingkat Kabupaten Bulukumba digelar di Lapangan Assamaturu, Desa Batang, Kecamatan Bontotiro, pada Kamis, 1 Oktober 2026. Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf bertindak sebagai inspektur upacara, sementara Wakil Ketua DPRD Syahruni Haris membacakan ikrar peringatan.
Upacara dipusatkan di Bontotiro karena menjadi bagian dari rangkaian Jambore Pelayanan Publik yang berlangsung di kecamatan itu.
Pelantikan PNS dan Sertifikat untuk 11 Kepala Desa
Peringatan tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”. Upacara diikuti jajaran Pemkab Bulukumba, unsur Forkopimda, pemerintah kecamatan dan desa, serta masyarakat.
Seusai upacara, Andi Utta melantik dan mengambil sumpah calon pegawai negeri sipil yang diangkat menjadi PNS, serta pengangkatan pertama dalam jabatan fungsional.
Ia juga menyerahkan Sertifikat Jambore Kepala Desa kepada 11 kepala desa yang hadir mengenakan seragam Komcad. Sertifikat yang ditandatangani Gubernur Sulawesi Selatan itu berasal dari kegiatan di Markas Komando Rindam XIV Hasanuddin pada Desember 2025, sebagaimana dilaporkan Simpul Indonesia.
Jalan Santai dan Ratusan Doorprize sejak Pagi
Kegiatan di Lapangan Assamaturu dimulai sebelum upacara. Ratusan warga mengikuti jalan santai dan senam sehat bersama pada pagi harinya.
Pemerintah Kecamatan Bontotiro menyiapkan ratusan doorprize bersama sejumlah pihak yang terlibat dalam jambore. Siswa SD dan SMP negeri di Bontotiro menampilkan atraksi dan pertunjukan.
Camat Bontotiro, Andi Endang Harianti, menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang berpartisipasi. Menurutnya, kegiatan itu tidak hanya menghadirkan layanan pemerintah, tetapi juga menjadi ruang interaksi, hiburan, dan penguatan ekonomi masyarakat lokal.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Bontotiro atas antusiasme dan partisipasinya. Jambore Pelayanan Publik ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan berbagai layanan pemerintah secara lebih dekat,” ujarnya.
Selain layanan pemerintah, warga dapat menikmati hiburan, aneka jajanan, dan produk UMKM lokal. Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bulukumba juga menggelar pasar murah lewat Program Gerakan Pangan Murah.
Bontotiro dan Rangkaian Jambore
Bontotiro memiliki 12 desa dan 1 kelurahan dengan penduduk 30.014 jiwa pada 2025, jumlah paling sedikit di antara sepuluh kecamatan Bulukumba menurut data Badan Pusat Statistik dalam daftar 10 kecamatan di Bulukumba.
Rangkaian Jambore Pelayanan Publik di Bontotiro berlangsung 30 September sampai 1 Oktober 2026, setelah edisi pertama di Kecamatan Kindang.
Pada hari kedua, sejumlah perangkat daerah membuka layanan di lokasi, termasuk BKPSDM yang memproses 318 data kepegawaian selama jambore berlangsung. ***
