BULUKUMBA, Rubrik.co.id – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bulukumba memproses 318 data melalui layanan Document Management System selama Jambore Pelayanan Publik di Desa Batang, Kecamatan Bontotiro, pada Rabu-Kamis, 30 September-1 Oktober 2026. Layanan dibuka di lokasi jambore sehingga aparatur sipil negara tidak perlu datang ke kantor BKPSDM di pusat kota.
Angka itu menjadikan Document Management System layanan yang paling banyak dimanfaatkan selama kegiatan berlangsung.
Enam Jenis Layanan Dibuka di Lokasi
Selain Document Management System, BKPSDM menghadirkan layanan cuti ASN, absensi Dikerja, layanan pensiun, penyusunan Individual Development Plan, serta mutasi dan kenaikan pangkat.
Kepala BKPSDM Kabupaten Bulukumba, Akhmad Rais, menyebut kehadiran layanan itu sebagai bentuk kemudahan akses bagi ASN yang bertugas jauh dari pusat pemerintahan kabupaten, sebagaimana dilaporkan Simpul Indonesia.
Bontotiro berada di sisi timur kabupaten. Jarak itulah yang selama ini membuat urusan kepegawaian menuntut perjalanan ke Ujung Bulu.
Jambore Berlangsung Dua Hari
Jambore Pelayanan Publik dimulai Rabu, 30 September 2026, sekitar pukul 13.00 WITA. Pelayanan berlanjut pada Kamis, 1 Oktober 2026, setelah upacara Hari Kesaktian Pancasila serta pelantikan dan pengambilan sumpah ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bulukumba.
Rubrik.co.id sebelumnya memberitakan pelaksanaan jambore di Bontotiro yang digelar selama dua hari itu.
Edisi pertamanya berlangsung di Kecamatan Kindang pada 23-24 September 2026, seperti dicatat dalam pengumuman jadwal jambore.
Bukan Hanya Loket Kepegawaian
BKPSDM hanya satu dari sejumlah perangkat daerah yang membuka layanan di lokasi. Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bulukumba menggelar pasar murah melalui Program Gerakan Pangan Murah pada kegiatan yang sama.
Warga juga disuguhi hiburan, aneka jajanan, dan produk UMKM lokal selama dua hari itu.
Camat Bontotiro, Andi Endang Harianti, menyebut jambore tidak sekadar memindahkan layanan pemerintah. “Jambore Pelayanan Publik ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan berbagai layanan pemerintah secara lebih dekat,” katanya.
Pola Mendekatkan Layanan ke Kecamatan
Jambore bukan satu-satunya kegiatan Pemkab Bulukumba yang memindahkan loket ke kecamatan. Pola serupa dipakai pada layanan pajak kendaraan, yang petugasnya rutin turun ke kecamatan di luar kantor induk, sebagaimana dirangkum dalam halaman Samsat Bulukumba.
Kabupaten ini terdiri atas sepuluh kecamatan dengan jarak tempuh berbeda-beda ke pusat pemerintahan, seperti terangkum dalam daftar 10 kecamatan di Bulukumba.
Belum ada keterangan resmi mengenai lokasi jambore berikutnya maupun jumlah total layanan yang diproses seluruh perangkat daerah selama dua hari itu. ***
Rangkuman berita Bulukumba sepekan terakhir, lengkap dengan tanggal dan tautannya, ada di Rangkuman Berita Bulukumba Pekan Ini.
