BULUKUMBA, Rubrik.co.id – Kecamatan Bonto Bahari menempati ujung tenggara Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, diapit Teluk Bone dan Laut Flores. Per September 2026, wilayahnya terdiri atas 4 desa dan 4 kelurahan seluas 115,51 kilometer persegi, dengan 31.843 penduduk menurut data 2025 Badan Pusat Statistik. Tanah Beru, Bira, dan Ara berada di kecamatan ini.
Publikasi Kecamatan Bonto Bahari Dalam Angka 2025 menyebut batas wilayahnya: Kecamatan Bontotiro di utara, Teluk Bone di timur, Laut Flores di selatan, dan Kecamatan Ujung Loe di barat. Ibu kota kecamatannya berada di Kelurahan Tanah Lemo.

Apa Saja Desa dan Kelurahan di Bonto Bahari?
Bonto Bahari terbagi rata antara empat desa dan empat kelurahan. Tabel berikut memuat status, luas, jumlah penduduk, dan jarak tiap wilayah ke pusat pemerintahan kabupaten.
| Desa/Kelurahan | Status | Luas (km²) | Penduduk 2024 (jiwa) | Jarak ke pusat kabupaten (km) |
|---|---|---|---|---|
| Bira | Desa | 20,48 | 4.152 | 40 |
| Darubiah | Desa | 24,43 | 3.210 | 39 |
| Tanah Lemo | Kelurahan | 22,87 | 5.435 | 27 |
| Ara | Desa | 13,79 | 2.487 | 34 |
| Lembanna | Desa | 12,00 | 2.272 | 35 |
| Tanah Beru | Kelurahan | 7,72 | 2.634 | 25 |
| Sapolohe | Kelurahan | 4,65 | 6.973 | 24 |
| Benjala | Kelurahan | 17,00 | 4.082 | 30 |
| Bonto Bahari | – | 122,94 | 31.245 | – |
Sumber: BPS Kabupaten Bulukumba, Kecamatan Bonto Bahari Dalam Angka 2025 (rilis 26 September 2025), Tabel 1.1, 1.2, dan 3.1, data 2024. Status desa dan kelurahan mengikuti kode wilayah pada basis data bridging BPS-Kemendagri, yang menandai Bira, Darubiah, Ara, dan Lembanna sebagai desa.
Selisih luas antarpublikasi paling mencolok di kecamatan ini. Buku kecamatan menulis 122,94 kilometer persegi untuk data 2024, sedangkan Kabupaten Bulukumba Dalam Angka 2026 menulis 115,51 kilometer persegi untuk data 2025 — beda 7,43 kilometer persegi. Nama Lembanna juga dipakai dua kecamatan sekaligus: satu desa di Bonto Bahari dan satu desa di Kajang.
Penduduk, Pinisi, dan Jalur ke Selayar
Penduduk Bonto Bahari 31.843 jiwa pada 2025, atau 6,6 persen penduduk Kabupaten Bulukumba. Kelurahan Sapolohe yang luasnya hanya 4,65 kilometer persegi menampung 6.973 jiwa pada 2024, penduduk terbanyak di kecamatan ini, sedangkan Desa Lembanna paling sedikit dengan 2.272 jiwa.
Tiga nama di kecamatan ini dikenal jauh melampaui Bulukumba. Tanah Beru adalah pusat pembuatan perahu pinisi, Bira menjadi tujuan wisata pantai sekaligus pelabuhan penyeberangan ke Pulau Selayar, dan Ara menjadi salah satu kampung yang dialek Konjo-nya dicatat tersendiri. Ketiganya berada dalam satu kecamatan yang luasnya kurang dari sepersepuluh wilayah kabupaten.
Pendataan Potensi Desa 2024 mencatat sekolah dasar di delapan desa dan kelurahan, sekolah menengah pertama di lima wilayah, dan sekolah menengah atas di dua wilayah. Fasilitas kesehatannya berupa puskesmas rawat inap di satu wilayah dan poliklinik di dua wilayah; tidak ada rumah sakit. Publikasi yang sama mencatat penginapan di enam dari delapan desa dan kelurahan serta hotel di dua wilayah — angka yang mencerminkan kegiatan wisata di pesisirnya.
Liputan Rubrik dari Kecamatan Bonto Bahari
Sejarah dan status warisan budaya perahu pinisi dibahas dalam Pinisi Warisan Budaya UNESCO 2017 dan Tana Beru, sementara tarif masuk kawasan wisatanya ada di tiket masuk Pantai Bira. Jalur laut dari kecamatan ini dirangkum dalam penyeberangan Bira–Pamatata.
Peristiwa terbaru dari Bonto Bahari antara lain penyelamatan warga yang terseret ombak sejauh 200 meter dan perbaikan jalan Tanete–Tanaberu yang menghubungkan kecamatan ini dengan Bulukumpa. Perbandingan dengan sembilan kecamatan lain tersedia di daftar 10 kecamatan di Bulukumba.
