BULUKUMBA, Rubrik.co.id – Kecamatan Herlang berada di ujung timur Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, menghadap Teluk Bone. Per September 2026, wilayahnya terdiri atas 6 desa dan 2 kelurahan seluas 69,71 kilometer persegi, dengan 31.104 penduduk menurut data 2025 Badan Pusat Statistik. Ibu kota kecamatannya berada di Kelurahan Tanuntung.
Penulisan nama kecamatan ini berbeda antarinstansi. BPS Kabupaten Bulukumba memakai nama Hero Lange-Lange, termasuk pada judul publikasi tahunan dan pada tabel kabupaten yang dirangkum Rubrik.co.id dalam daftar 10 kecamatan di Bulukumba. Pemerintah Kabupaten Bulukumba menuliskannya Herlang pada dokumen kecamatan dan data perkebunan di Portal Open Data Bulukumba. Keduanya merujuk wilayah yang sama.
Batas administratifnya menurut BPS adalah Kecamatan Kajang di utara, Teluk Bone di timur, Laut Flores di selatan, dan Kecamatan Ujung Loe di barat. Dengan batas seperti itu, seluruh tetangga darat Herlang berada di dalam Kabupaten Bulukumba, sementara dua sisinya menghadap laut.

Apa Saja Desa dan Kelurahan di Kecamatan Herlang?
Herlang terbagi atas enam desa dan dua kelurahan, yakni Bonto Kamase dan Tanuntung. Tabel berikut memuat luas, jumlah penduduk, dan jarak tiap wilayah ke pusat pemerintahan kabupaten.
| Desa/Kelurahan | Luas (km²) | Penduduk 2024 (jiwa) | Jarak ke pusat kabupaten (km) |
|---|---|---|---|
| Karassing | 12,57 | 3.536 | 32 |
| Borong | 11,29 | 2.997 | 32 |
| Bonto Kamase (kelurahan) | 10,28 | 4.966 | 40 |
| Tanuntung (kelurahan) | 9,62 | 3.869 | 36 |
| Singa | 12,27 | 3.693 | 33 |
| Tugondeng | 10,59 | 4.608 | 32 |
| Pataro | 7,18 | 2.911 | 33 |
| Gunturu | 9,10 | 4.420 | 37 |
| Herlang | 82,90 | 31.000 | – |
Sumber: BPS Kabupaten Bulukumba, Kecamatan Hero Lange-Lange Dalam Angka 2025 (rilis 26 September 2025), Tabel 1.1, 1.2, dan 3.1, data 2024; jarak dihitung dari kantor desa atau kelurahan dan dilaporkan pemerintah desa serta kelurahan setempat. Angka pembuka artikel ini memakai data 2025 dari Kabupaten Bulukumba Dalam Angka 2026.
Luas dalam tabel berbeda cukup jauh dengan edisi kabupaten. Buku kecamatan menulis 82,90 kilometer persegi untuk data 2024, angka yang sama dengan penjumlahan delapan desa dan kelurahan di dalamnya, sedangkan Kabupaten Bulukumba Dalam Angka 2026 menulis 69,71 kilometer persegi untuk data 2025 — beda 13,19 kilometer persegi. Jumlah penduduknya hanya berselisih 104 jiwa, dari 31.000 pada 2024 menjadi 31.104 pada 2025.
Dengan luas 69,71 kilometer persegi, Herlang menempati 5,93 persen wilayah kabupaten dan menjadi kecamatan terkecil kedua setelah Ujung Bulu. Penduduknya 6,41 persen dari penduduk kabupaten. Pada 2024 tercatat 14.961 laki-laki dan 16.039 perempuan, rasio jenis kelamin 93,28. Desa Gunturu menjadi yang terpadat dengan 485,71 jiwa per kilometer persegi, sedangkan Desa Borong paling lengang dengan 265,46 jiwa per kilometer persegi.
Kelapa dan Kakao Menopang Ekonomi Warga
Data Dinas Perkebunan Kabupaten Bulukumba pada Portal Open Data Bulukumba, kondisi Triwulan I 2024, mencatat kelapa hibrida sebagai komoditas perkebunan rakyat terluas di Herlang dengan 1.680 hektare dan 2.425 kepala keluarga petani. Kakao menyusul dengan 1.449 hektare yang digarap 1.791 kepala keluarga, lalu kelapa dalam 844 hektare dengan 1.180 kepala keluarga.
Produksi kakao pada triwulan itu tercatat 114.297 kilogram biji kering. Komoditas sisanya jauh lebih sempit: jambu mete 103 hektare, karet 33 hektare, cengkeh 20 hektare, pala 19 hektare, dan lada 10 hektare.
Untuk layanan pendidikan, Data Pokok Pendidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang dikutip BPS mencatat 37 sekolah dasar pada tahun ajaran 2024/2025, seluruhnya negeri, dengan 302 guru dan 2.642 murid. Rata-ratanya 71 murid per sekolah, paling sedikit di antara empat kecamatan yang diprofilkan Rubrik.co.id — Bulukumpa 94 murid per sekolah dasar, Rilau Ale 129, dan Ujung Loe 137. Jenjang lainnya delapan sekolah menengah pertama, satu sekolah menengah atas negeri, satu sekolah menengah kejuruan negeri, dan 41 taman kanak-kanak yang 40 di antaranya swasta.
Liputan Rubrik dari Kecamatan Herlang
Sejumlah peristiwa di Herlang sudah diberitakan Rubrik.co.id, antara lain jembatan putus yang melumpuhkan aktivitas warga dua desa, longsor yang berdampak ke enam perkampungan, serta pendataan desa di Bulukumba yang belum memiliki mobil ambulans. Kekeringan yang menyentuh beberapa kecamatan juga sudah dirangkum dalam laporan krisis air bersih di Bulukumba.
