Ringkasan
- Pembudidayanya berada di pesisir satu kecamatan saja, dan jumlahnya cukup banyak untuk menggelar aksi bersama di lapangan.
- Keberatan yang mereka suarakan menyangkut air buangan dari usaha budidaya lain di kawasan perairan yang persis sama.
- Hasil panennya cukup bernilai sampai pernah menjadi sasaran pencurian yang akhirnya berujung pada penangkapan dua orang pelakunya.
BULUKUMBA, Rubrik.co.id – Jawaban langsung: Rumput laut dibudidayakan di pesisir Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, antara lain di Togambang dan Ponre. Pada Februari 2022, sekitar seratus petani rumput laut berunjuk rasa mempersoalkan limbah tambak udang yang dinilai merusak tanamannya. Artikel ini memuat lokasinya, isi keberatannya, dan hal yang tidak pernah diumumkan.
Lokasi Pembudidayanya
Petani rumput laut yang pernah diberitakan berada di Togambang dan Ponre, Kecamatan Gantarang.
Keduanya di wilayah pesisir, bukan di dataran tinggi, sehingga budidayanya memakai perairan dangkal di dekat pantai.
Kecamatan yang sama juga menjadi lokasi program perikanan lain, seperti pemasangan rumah ikan buatan di perairan dangkal.
Keberatan soal Air Buangan
Pada 26 Februari 2022, puluhan petani rumput laut berunjuk rasa di tambak udang di Lingkungan Biarin.
Koordinator aksi menyebut rumput laut rusak akibat limbah tambak yang dibuang ke laut, dan menilai hal itu merugikan petani.
Tuntutannya dua: pengelola tambak tidak membuang limbah kotor ke laut, dan menambah tempat penyaring atau pengendapan limbah sebelum air dibuang.
Kapolsek Gantarang saat itu membenarkan adanya aksi yang diikuti sekitar seratus orang petani rumput laut.
Catatan Penting soal Pemberitaan Itu
Satu hal perlu dinyatakan terang. Laporan yang tersedia memuat keterangan petani dan konfirmasi kepolisian soal adanya aksi, tetapi tidak memuat tanggapan dari pengelola tambak yang didemo.
Artinya tuduhan kerusakan akibat limbah itu berasal dari satu sisi, dan tulisan ini tidak bisa menilai benar tidaknya.
Rubrik.co.id juga tidak menemukan pemberitaan lanjutan tentang hasil aksi tersebut, maupun pemeriksaan kualitas air di kawasan itu.
Nilainya Cukup Tinggi
Hasil panennya bernilai. Pada Maret 2025, dua orang ditangkap polisi karena mencuri satu karung rumput laut di Kelurahan Kalumeme, Kecamatan Ujung Bulu.
Pencurian atas satu karung yang sampai ditangani kepolisian menunjukkan barang itu punya nilai jual yang jelas di tingkat warga.
Kenapa Lokasinya Rentan
Rumput laut dibudidayakan di perairan dangkal dekat pantai, yang juga menjadi tempat bermuaranya air dari darat.
Perairan yang sama dipakai bersama oleh pembudidaya, nelayan, dan usaha tambak. Program perikanan kabupaten yang lain pun menyasar kawasan dekat pantai, seperti dimuat dalam catatan Kampung Nelayan Merah Putih.
Yang Tidak Pernah Diumumkan
Rumput laut tidak muncul dalam data produksi perikanan maupun perkebunan kabupaten yang bisa dirujuk.
Tiga hal karena itu belum diketahui: luas area budidayanya, jumlah pembudidaya, dan jumlah produksinya per tahun.
Tanpa ketiganya, keberatan petani pada 2022 di atas tidak bisa ditimbang besarnya, dan perkembangan budidaya ini sesudahnya pun tidak terlacak. ***
Rangkuman berita Bulukumba sepekan terakhir, lengkap dengan tanggal dan tautannya, ada di Rangkuman Berita Bulukumba Pekan Ini.
